Operasi Jantung

Author name: admin

Mengukur Risiko Penyakit Jantung dengan Skor Framingham

Apa Itu Skor Framingham?

Skor Framingham, atau yang biasa disebut sebagai Framingham Risk Score (FRS), adalah alat yang disederhanakan dan umum digunakan untuk menilai tingkat risiko penyakit jantung selama 10 tahun. Skor Framingham mempertimbangkan enam faktor risiko koroner dalam penilaiannya, termasuk usia, jenis kelamin, kolesterol total, kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL), kebiasaan merokok, dan tekanan darah sistolik. 

Skor Framingham adalah metode yang paling dapat diterapkan untuk memprediksi peluang seseorang terkena penyakit jantung dalam jangka panjang. Karena skor risiko ini memberikan indikasi kemungkinan manfaat pencegahan yang dapat berguna bagi pasien dan dokter dalam memutuskan apakah akan melakukan modifikasi gaya hidup dan pengobatan medis preventif. Pria dengan sindrom metabolik memiliki kemungkinan 2-3 kali lebih besar terkena penyakit jantung dibandingkan pria tanpa sindrom metabolik. Sindrom metabolik merupakan akumulasi dari beberapa kelainan, yang bersama-sama meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular aterosklerotik, resistensi insulin, dan diabetes melitus, serta komplikasi vaskular dan neurologis sekaligus, seperti masalah serebrovaskular*

Kekacauan metabolik menjadi sebuah sindrom jika pasien mengalami paling tidak tiga ciri dari hal-hal, seperti:

  • Lingkar pinggang lebih dari 101 cm pada pria dan 89 cm pada wanita.
  • Peningkatan trigliserida 150 mg per dl darah (mg/dL) atau lebih besar.
  • Penurunan kadar kolesterol high-density lipoprotein (HDL) kurang dari 40 mg/dL pada pria atau kurang dari 50 mg/dL pada wanita.
  • Peningkatan glukosa puasa 100 mg/dL atau lebih.
  • Nilai tekanan darah sistolik 130 mmHg atau lebih tinggi dan/atau diastolik 85 mmHg atau lebih tinggi.

Karena sindrom metabolik adalah sekelompok lengkap faktor risiko metabolik kejadian kardiovaskular termasuk resistensi insulin, obesitas sentral, diabetes melitus, dan hiperlipidemia, maka perlu untuk memprediksi risiko penyakit kardiovaskular pada pasien dengan kondisi ini, salah satu caranya adalah dengan menggunakan Skor Framingham.

Siapa yang Disarankan Melakukan Tes Skor Framingham?

Terdapat hubungan yang signifikan antara hasil tes Skor Framingham dengan komponen sindrom metabolik, seperti tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, lingkar pinggang, dan gula darah puasa. Jumlah komponen sindrom metabolik pada pasien dengan Skor Framingham yang tinggi, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. Oleh karena itu, Skor Framingham dapat digunakan sebagai alat skrining dan penilaian risiko adanya penyakit jantung dengan keberadaan sindrom metabolik di dalam tubuh pasien.

Skor Framingham dirancang sebagai alat untuk memprediksi risiko penyakit pada orang berusia 30 – 74 tahun yang tidak memiliki riwayat, diagnosis, atau gejala penyakit jantung sebelumnya. Ini mencakup lembar skor terpisah untuk pria dan wanita karena risiko yang berbeda pada dua jenis kelamin tersebut. Selain itu, status merokok pun termasuk ke dalam lembar penilaian karena merokok secara signifikan meningkatkan efek buruk pada usia kesehatan jantung dan sindrom metabolik pada dewasa muda*.

Manfaat Skor Framingham

Studi Framingham telah memainkan peran utama dalam pengembangan dan sosialisasi fungsi prediksi risiko. Skor Framingham telah digunakan dan diuji di berbagai situasi. Mereka memang memiliki validitas dan kemudahan pengangkutan.

Kebutuhan dan kegunaan Skor Framingham dalam jangka panjang kini diakui sebagai hal yang cukup penting dalam memperkirakan risiko adanya penyakit jantung pada seseorang. Banyak orang yang mungkin masih memiliki risiko penyakit jantung yang rendah dalam 10 tahun, namun tidak menutup kemungkinan orang tersebut akan memiliki risiko penyakit jantung yang tinggi dalam 30 tahun ke depan. Seperti wanita berusia 30 tahun dengan kolesterol total 250 dan faktor risiko lain pada tingkat normal, yang memiliki risiko 10 tahun lebih rendah. dari 10%. Memasukkan estimasi risiko jangka panjang dalam evaluasi individu ini dapat menghasilkan perawatan yang lebih baik. Misalnya, tes subklinis mungkin disarankan berdasarkan risiko tinggi selama 30 tahun atau perubahan gaya hidup.

Meskipun Skor Framingham merupakan alat yang berguna untuk memprediksi risiko penyakit jantung, namun Skor Framingham juga memiliki beberapa keterbatasan yang harus dipertimbangkan sebelum menerapkan hasilnya pada populasi. Pertama, alat tes ini adalah algoritma estimasi dan tidak dapat digunakan sebagai acuan. suatu pemeriksaan kesehatan. Kedua, karena kurangnya keterwakilan populasi muda dalam kelompok awal, Skor Framingham mungkin merupakan alat yang tidak tepat untuk populasi ini. Dan ketiga, Skor Framingham tidak memasukkan beberapa faktor risiko penyakit jantung potensial lainnya, seperti riwayat penyakit jantung dalam keluarga atau diabetes.

Oleh karena itu, meski Skor Framingham telah dikenal sebagai alat tes yang dapat digunakan untuk memprediksi risiko seseorang terkena penyakit jantung dan memiliki manfaat dalam memprediksi penyakit, metode ini sayangnya terkadang dirasa melebih-lebihkan atau meremehkan risiko pada orang-orang tertentu, dan tidak mencakup populasi orang yang lebih beragam. Kalkulator risiko yang lebih baru telah dirancang secara berbeda, beberapa di antaranya memperhitungkan ras, jenis kelamin, atau diagnosis medis yang ada.

Perlu informasi lebih lengkap tentang Skor Framingham? Konsultasikan dengan OperasiJantung.id melalui nomor Whatsapp 0877-8777-8614 hari ini!

Sumber:

  1. Framingham risk score for estimation of 10-years of cardiovascular diseases risk in patients with metabolic syndrome – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5682637/. Diakses 3 November 2023.
  2. Cardiovascular Disease Risk Assessment: Insights from Framingham – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3673738/. Diakses 3 November 2023.
  3. Metabolic Syndrome – StatPearls – NCBI Bookshelf. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459248/. Diakses 3 November 2023.
  4. Framingham Risk Score. https://www.framinghamheartstudy.org/fhs-risk-functions/cardiovascular-disease-10-year-risk/. Diakses 3 November 2023.
  5. Cigarette Smoking Exacerbates the Adverse Effects of Age and Metabolic Syndrome on Subclinical Atherosclerosis: The Bogalusa Heart Study | PLOS ONE. https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0096368. Diakses 3 November 2023.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah , Care Pro dan Dokter Umum di Kavacare)

Transcatheter Closure: Manfaat dan Prosedur

Apa Itu Transcatheter Closure?

Transcatheter closure adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengobati atrial septal defect (ASD). ASD merupakan kelainan jantung bawaan yang ditandai dengan adanya lubang pada dinding (septum) yang membagi bilik atas (atrium) jantung. Ukuran lubang ini dapat bervariasi. Ada beberapa lubang yang mungkin dapat menutup dengan sendirinya, ada pula lubang yang memerlukan pembedahan. Atrial septal defect merupakan salah satu jenis kelainan jantung bawaan, yang mana artinya kelainan tersebut sudah ada sejak bayi lahir.

Jika dibandingkan dengan prosedur bedah yang biasa, tindakan transcatheter closure menggunakan pendekatan yang tidak terlalu invasif dengan proses pemulihan yang lebih cepat dan dapat menurunkan dampak fisik maupun psikologis*. Hampir 85-90% dari seluruh kasus ASD dapat ditutup dengan menggunakan pendekatan transkateter ini.

Kapan Membutuhkan Transcatheter Closure?

Banyak anak penderita ASD tidak perlu memperbaiki lubang pada dinding jantungnya tersebut. Lubang yang sangat kecil mungkin tidak akan menjadikan terlalu banyak darah mengalir di antara atrium. Dalam kasus ini, jantung dan paru-paru tidak harus bekerja lebih keras dari biasanya dan tidak menimbulkan gejala apa pun hingga tidak perlu diperbaiki. Bahkan terkadang, lubang kecil ini akan menutup dengan sendirinya. 

Akan tetapi, jika anak Anda memiliki lubang ASD yang lebih besar, ia mungkin memiliki gejala seperti sesak napas. Lubang ASD yang besar dan tidak diperbaiki pada akhirnya dapat menyebabkan tekanan tinggi pada pembuluh darah di paru-paru. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya kadar oksigen dalam tubuh. Dokter umumnya merekomendasikan tindakan transcatheter closure untuk anak-anak yang menderita lubang ASD besar, meskipun mereka belum menunjukkan gejala.

Persiapan Sebelum Transcatheter Closure

Meskipun transcatheter closure secara teknis dapat dilakukan pada pasien yang lebih kecil, sebagian besar dokter berpendapat bahwa prosedur ini lebih baik dilakukan pada anak dengan berat badan >15 kg dan berusia 3-5 tahun, untuk meminimalkan risiko komplikasi prosedural. 

Sebelum mempertimbangkan penutupan prosedur ini sebagai langkah penanganan, pasien harus menjalani ekokardiogram transtoraks lengkap untuk menilai ukuran dan lokasi lubang, kecukupan tepi dinding atrium, dan kemungkinan kelainan terkait hal-hal lainnya. Pada orang dewasa, ekokardiografi transesofageal (TEE) seringkali diperlukan untuk penilaian menyeluruh. Alat tes lain seperti TEE 3 dimensi, magnetic resonance imaging (MRI), atau computed tomography (CT) dapat dipertimbangkan untuk memeriksa kondisi awal pasien.

Bagaimana Prosedur Transcatheter Closure?

Prosedur ini dilakukan menggunakan anestesi yang menjadikan pasien tertidur dan tidak merasakan sakit selama proses tindakan. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan tindak prosedur ini kurang lebih selama 2 jam. 

Langkah-langkah yang dilakukan dokter selama prosedur transcatheter closure, antara lain:

  • Dokter akan memasukkan tabung kecil fleksibel (kateter) ke dalam arteri di selangkangan. Tabung ini akan memiliki perangkat kecil di dalamnya.
  • Dokter kemudian memasang selang melalui pembuluh darah sampai ke septum atrium. Gambar sinar-X dan ekokardiogram dapat digunakan untuk melihat dengan tepat di mana letak selang tersebut.
  • Dalam beberapa kasus, dokter mungkin menggunakan ekokardiogram transesofageal, dengan probe ultrasonografi dimasukkan ke tenggorokan pasien.
  • Dokter akan mendorong perangkat kecil yang dibawa oleh kateter keluar dari tabung dan memasangnya di lubang septum atrium. Perangkat tersebut dipastikan terpasang dengan aman di tempatnya.
  • Tabung akan dikeluarkan kembali melalui pembuluh darah.
  • Dokter akan menutup dan membalut bekas tempat dipasangnya selang.

PascaTranscatheter Closure

Setelah prosedur trancatheter closure selesai dilakukan, pasien akan menghabiskan beberapa jam beristirahat di ruang pemulihan. Tanda-tanda vital, seperti detak jantung dan pernapasan, akan diawasi secara berkala oleh tenaga medis yang bertugas. Pasien mungkin perlu berbaring selama beberapa jam setelah prosedur tanpa menekuk kakinya untuk mencegah pendarahan. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang mencegah pembekuan darah (antikoagulan) dan obat pereda nyeri jika diperlukan. Pasien kemungkinan besar perlu tinggal di rumah sakit setidaknya satu hari.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sesampainya di rumah setelah menjalani prosedur, antara lain:

  • Tanyakan obat apa yang perlu diminum secara rutin. Berikan obat pereda nyeri sesuai kebutuhan.
  • Awasi pasien untuk menghindari aktivitas berat dan minta mereka untuk lebih banyak beristirahat.
  • Jahitan apa pun akan dilepas pada pertemuan berikutnya. Pastikan untuk melakukan semua kunjungan tindak lanjut.
  • Hubungi dokter jika pasien mengalami pembengkakan yang semakin parah, pendarahan atau drainase yang meningkat, demam, atau gejala yang tidak segera membaik. 

Pertanyaan Umum Mengenai Transcatheter Closure

Apakah Ada Efek Samping dari Transcatheter Closure?

Karena prosedur ini termasuk prosedur bedah, maka terdapat beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, seperti:

  • Cedera pembuluh darah.
  • Infeksi.
  • Aritmia.
  • Tromboemboli.
  • Kegagalan pada fungsi katup atrioventrikular.
  • Embolisasi perangkat, di mana ukuran perangkat terlalu kecil atau pinggiran septum yang tipis atau tidak sempurna. Perangkat yang mengalami emboli seringkali dapat diambil melalui teknik transkateter, meskipun terkadang memerlukan pengangkatan melalui pembedahan, terutama jika perangkat tersebut mengalami emboli di jantung kiri.

Seberapa Efektif Prosedur Ini?

Menurut Journal of the American College of Cardiology, semua perangkat yang digunakan dalam prosedur ini telah menunjukkan keamanan dan keberhasilan yang sangat baik. Tingkat keberhasilan prosedur transcatheter closure ini mencapai angka lebih dari 95%, dengan efek samping serius yang dilaporkan kurang dari sama dengan 5%.

Apabila Anda atau orang di sekitar Anda memerlukan bantuan dan informasi lebih lanjut mengenai atrial septal defect atau penyakit jantung bawaan yang lain, OperasiJantung.id siap membantu Anda. Segera hubungi kami di 0877-8777-8614  untuk berkonsultasi dengan dokter.

Sumber:

  1. Transcatheter closure of atrial septal defects: how large is too large? – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4069976/. Diakses 3 November 2023.
  2. Atrial septal defect (ASD) device trans-catheter closure: limitations – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6174146/. Diakses 3 November 2023.
  3. Transcatheter Closure of Large Atrial Septal Defects | Circulation: Cardiovascular Interventions. https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/CIRCINTERVENTIONS.113.001254. Diakses 3 November 2023.
  4. Transcatheter Closure of Atrial and Ventricular Septal Defects: JACC Focus Seminar | Journal of the American College of Cardiology. https://www.jacc.org/doi/10.1016/j.jacc.2021.08.082. Diakses 3 November 2023.
  5. Atrial Septal Defect Transcatheter Repair for Children | Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/atrial-septal-defect-transcatheter-repair-for-children. Diakses 3 November 2023.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah , Care Pro dan Dokter Umum di Kavacare)

Mengenal Prosedur TEVAR (Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair)

Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair (TEVAR) adalah salah satu teknik operasi invasif minimalis untuk memperbaiki aneurisma aorta. Prosedur operasi ini merupakan salah satu terobosan terkini dan terpercaya untuk menangani aneurisma aorta toraks.

Sekilas tentang Aneurisma Aorta

Aneurisma aorta adalah tonjolan yang ada di aorta, arteri atau pembuluh darah utama di jantung. Arteri biasanya memiliki dinding-dinding yang kuat, tebal, dan fleksibel. Namun, jika ada masalah tertentu dinding-dinding ini bisa melemah.

Waktu dinding arteri melemah, tekanan darah yang masuk ke dalam jantung yang terus mendorong dinding arteri akan membuatnya membengkak. Hasilnya akan timbul tonjolan yang disebut aneurisma. Jika tonjolan ini tumbuh semakin besar, suatu saat bisa pecah dan menimbulkan pendarahan di dalam tubuh.

Ada dua jenis aneurisma aorta yang dibagi karena lokasinya. Pertama ada aneurisma aorta perut (AAA) yang terjadi di bagian bawah arteri utama tubuh. Kedua ada aneurisma aorta toraks (TAA) yang muncul dibagian atas aorta atau area dada.

Apa Itu TEVAR?

Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair adalah prosedur untuk mengobati aneurisma di bagian aorta. Prosedur ini adalah operasi invasif minimal sehingga dilakukan hanya dengan sayatan kecil untuk memasukkan cangkok stent.

Metode operasi cangkok stent berguna untuk mencegah aneurisma pecah. Pasalnya jika aneurisma aorta pecah bisa berakibat fatal. Bahkan bisa menyebabkan penderita aneurisma aorta mengalami pendarahan internal hingga kematian.

Kapan Membutuhkan Prosedur TEVAR?

Prosedur Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair sering menjadi pertimbangan sebagai pengobatan aneurisma aorta. Hanya saja tidak semua penderita aneurisma aorta membutuhkan tindakan bedah TEVAR. Ada beberapa kondisi tertentu yang membuat dokter mungkin akan menyarankan tindakan ini.

Salah satunya yakni pasien adalah penderita aneurisma aorta toraks. Di mana ukuran tonjolan sudah cukup besar dan ditakutkan akan pecah jika tidak segera mendapatkan intervensi bedah. Selain itu, pertumbuhan aneurisma juga menjadi pertimbangan penting bagi dokter bedah untuk menyarankan prosedur TEVAR.

Persiapan Sebelum Melakukan Prosedur TEVAR

Jika Anda melakukan operasi invasif minimal TEVAR, penyedia layanan kesehatan tempat Anda dirawat akan memberitahu apa saja yang perlu disiapkan. Persiapan berikut ini hanya daftar umum yang mungkin akan dokter bedah minta untuk Anda lakukan sebelum operasi.

  • Setelah menjelaskan prosedur TEVAR, pihak rumah sakit akan meminta Anda menandatangani formulir persetujuan. Baca formulir dengan cermat, bila ada yang kurang jelas sebaiknya Anda ajukan pertanyaan.
  • Dokter akan memeriksa daftar riwayat kesehatan Anda. Kemungkinan Anda juga akan diminta untuk melakukan tes fisik, tes darah, dan tes diagnostik lainnya.
  • Sebaiknya anda memberitahu dokter jika memiliki kondisi tertentu seperti hamil atau sensitif terhadap obat-obatan tertentu.
  • Beritahu dokter jika Anda mengonsumsi obat-obatan (misalnya obat antikoagulan), vitamin, atau suplemen herbal. Dokter mungkin akan meminta Anda berhenti meminum obat-obatan tersebut.
  • Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan untuk mengendurkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Hal ini demi mengurangi risiko pecahnya aneurisma aorta.
  • Anda akan diminta untuk puasa atau tidak makan dan minum beberapa jam sebelum operasi. Puasa ini biasanya dilakukan sejak tengah malam sebelum Anda melakukan operasi.
  • Jika Anda merokok, hentikan kebiasaan tersebut kurang-lebih seminggu sebelum operasi. Ini demi meningkatkan peluang suksesnya operasi TEVAR Anda.

Selain persiapan di atas, Anda mungkin akan mendapatkan instruksi lain dari dokter sesuai dengan kondisi medis Anda.

Bagaimana Prosedur Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair?

TEVAR adalah tindakan operasi invasif minimal yang dilakukan dengan sayatan kecil. Dokter Anda mungkin telah menjelaskan langkah-langkah dari prosedur operasi TEVAR. Berikut ini hanya gambaran umum dari metode Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair.

  • Pertama, Anda akan diberikan anestesi, mungkin dokter Anda akan memberikan anestesi umum. Di mana menyebabkan Anda tertidur selama prosedur berlangsung. Mungkin juga hanya anestesi lokal yang hanya membuat sebagian tubuh Anda mati rasa.
  • Dokter akan memantau dengan cermat tanda-tanda vital Anda seperti detak jantung dan tekanan darah selama prosedur berlangsung.
  • Dokter bedah kemudian akan membuat sayatan kecil di area selangkangan dan lengan untuk bisa masuk ke aorta.
  • Kemudian sebuah tabung kateter yang disebut selubung akan dipasang di arteri Anda.
  • Selanjutnya dokter bedah Anda akan memasang cangkok stent ke ujung kateter.
  • Setelah itu kateter akan dimasukkan ke bagian aorta melalui arteri selangkangan dengan panduan dari sinar-X.
  • Jika cangkok stent telah terpasang di aorta, dokter bedah akan melebarkan rangka logamnya lalu mengencangkannya. Sehingga bingkai logam yang seperti pegas akan menempel dengan erat di dinding aorta Anda.
  • Terakhir dokter bedah akan melepas kateter dan menutup sayatan kecil. Lantas membalut luka Anda dengan perban kecil.

Pasca-Prosedur TEVAR

Setelah prosedur TEVAR, Anda akan menghabiskan beberapa jam di ruang pemulihan. Tim medis akan memantau kesehatan dan tanda-tanda vital Anda. Untuk mencegah pendarahan, Anda mungkin perlu berbaring selama beberapa jam setelah prosedur operasi. Kemungkinan Anda menjalani rawat inap untuk observasi pasca operasi selama 3-4 hari di rumah sakit.

Bila anda telah sampai di rumah, sebaiknya lakukan beberapa tips berikut agar bisa pulih dengan cepat.

  • Hindari aktivitas berat setidaknya selama 4 minggu setelah operasi.
  • Rutin periksa lokasi sayatan Anda demi mencegah terjadinya infeksi. Gejala infeksi yang mungkin terjadi adalah kemerahan, bengkak, nyeri, dan timbulnya tonjolan.
  • Segera pergi ke penyedia layanan medis jika Anda mengalami demam dengan suhu 38oC atau lebih.
  • Tanyakan ke penyedia layanan kesehatan tentang makanan apa yang bisa Anda konsumsi dan tidak setelah selesai operasi TEVAR.
  • Ingatlah untuk meminum obat yang diberikan oleh dokter.

Pertanyaan Umum Seputar TEVAR

Berikut beberapa pertanyaan umum tentang Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair (TEVAR) yang bisa menjadi tambahan informasi untuk Anda.

Apakah Ada Efek Samping TEVAR?

Tentu ada. Di bawah ini adalah beberapa efek samping dari prosedur invasif minimalis TEVAR.

  • Infeksi.
  • Pendarahan.
  • Adanya penggumpalan darah.
  • Cedera pada pembuluh darah.
  • Pencangkokan mengalami kebocoran.
  • Cangkok bergerak keluar dari posisinya.

Seberapa Efektif Prosedur Ini?

Prosedur TEVAR cukup efektif untuk mengatasi aneurisma aorta toraks. Sebab, luka sayatan yang timbul hanya kecil dan Anda bisa pulih dengan cepat. Hanya saja cangkok stent yang dipasang tidak sekuat jika dilakukan dengan prosedur operasi terbuka. Sehingga Anda perlu rutin melakukan pemeriksaan untuk memastikan cangkok stent tidak lepas.

Apabila Anda saat ini tengah mengalami masalah aneurisma aorta toraks dan tengah mencari solusi pengobatan, Anda bisa menghubungi OperasiJantung.com di nomor Whatsapp nomor Whatsapp 0877-8777-8614 . Kami akan membantu menemukan informasi pengobatan medis aneurisma aorta secara lengkap. Layanan ini pun bisa Anda gunakan untuk menemukan rumah sakit terbaik untuk melakukan operasi Thoracic Endovascular Aostic Aneurysm Repair (TEVAR) di dalam dan luar negeri.

Referensi: 

  1. Jhon Hopkins Medicine. Thoracic Endovascular Aortic Repair. Diakses 1 Oktober 2023 dari https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/thoracic-endovascular-aortic-repair 
  1. Mayo Clinic. 2023. Abdominal aortic aneurysm. Diakses pada 1 Oktober 2023 dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/abdominal-aortic-aneurysm/symptoms-causes/syc-20350688
  1. Mayo Clinic. 2023. Thoracic aortic aneurysm. Diakses pada 1 Oktober 2023 dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thoracic-aortic-aneurysm/symptoms-causes/syc-20350188 
  1. Nation, D. A., & Wang, G. J. (2015). TEVAR: Endovascular Repair of the Thoracic Aorta. Seminars in interventional radiology, 32(3), 265–271. https://doi.org/10.1055/s-0035-1558824 
  2. WebMD. 2022. What Surgeries Treat Aortic Aneurysm?. Diakses pada 1 Oktober 2023 dari https://www.webmd.com/heart-disease/what-surgeries-treat-aortic-aneurysm
pengaruh stres pada kesehatan jantung

Bagaimana Pengaruh Stres pada Kesehatan Jantung?

Setiap orang tentu pernah mengalami pengalaman yang membuat stres atau tertekan paling tidak sekali seumur hidupnya. Apa yang menjadi pemicu stres bagi satu orang tertentu belum tentu dapat menyebabkan jenis stres yang sama pada orang lain. Selain itu, cara setiap orang merasakan dan merespons stres yang dialami pun berbeda. Bila Anda menganggap stres hanya dapat terjadi pada orang-orang yang mengalami peristiwa tidak menyenangkan, perlu diketahui bahwa peristiwa besar yang membahagiakan pun dapat menimbulkan perasaan tertekan dan stres yang sama besar, misalnya menyambut hari pernikahan, mendapat berita promosi jabatan, hingga kepindahan ke rumah baru.

Namun, tahukah Anda bahwa stres memiliki dampak pada kesehatan jantung Anda? Jika Anda tiba-tiba dihadapkan pada situasi yang dapat memicu stres dan rasa cemas, jantung akan berdetak lebih cepat dan tekanan darah pun meningkat. Bahkan, jika seseorang telah didiagnosis menderita penyakit jantung, stres yang berdampak pada kondisi emosional orang tersebut juga dapat menghambat aliran darah ke bagian jantung.

Hubungan antara Stres dengan Penyakit Jantung

Respons tubuh terhadap stres sebenarnya merupakan aksi perlindungan terhadap tubuh. Namun jika hal tersebut berlangsung secara terus-menerus, pada akhirnya hormon kortisol yang dilepaskan sebagai respons terhadap stres ini dapat merusak tubuh. Hal ini bermula di pusat ketakutan otak, yang biasa disebut amigdala. Amigdala bereaksi terhadap stres dengan mengaktifkan respons fight-or-flight dan memicu pelepasan hormon kortisol yang semakin lama dapat meningkatkan kadar lemak tubuh, tekanan darah, hingga resistensi insulin.

Lebih jauh lagi, rangkaian reaksi terhadap stres menyebabkan peradangan pada arteri, mendorong penggumpalan darah yang kemudian mengganggu fungsi pembuluh darah. Dari segala hal tersebut, semuanya memicu aterosklerosis, penyakit arteri yang mendasari sebagian besar serangan jantung dan stroke. 

Penyebab Umum Stres

Mengalami stres merupakan bagian yang normal pada hidup setiap orang. Stres bisa disebabkan oleh faktor fisik, seperti kurang tidur atau sakit. Penyebab stres yang lain juga dapat berupa hal-hal yang bersifat emosional, seperti kekhawatiran tidak mempunyai cukup uang atau kematian orang yang dicintai.

Beberapa contoh penyebab stres yang berhubungan dengan dunia kerja, antara lain:

  • Tidak menikmati dan tidak merasa senang melakukan pekerjaan.
  • Memiliki beban pekerjaan yang berat atau terlalu banyak tanggung jawab yang dipikul.
  • Bekerja dengan jam kerja yang terlalu panjang.
  • Bekerja di lingkungan kerja yang buruk, ekspektasi atasan yang tidak jelas terhadap pekerjaan yang Anda lakukan, atau tidak memiliki kebebasan berpendapat dalam proses pengambilan keputusan di kantor.
  • Merasa rentan tidak memiliki peluang untuk maju atau bahkan riskan mengalami pemutusan hubungan kerja.
  • Menghadapi diskriminasi atau pelecehan di tempat kerja, terutama jika perusahaan tidak melakukan apa pun untuk mengatasi hal tersebut.

Selain stres karena masalah pekerjaan, ada pula stres yang berkaitan dengan peristiwa-peristiwa besar yang mengubah hidup seseorang, seperti:

  • Kematian orang yang dicintai.
  • Perceraian.
  • Kehilangan pekerjaan.
  • Perubahan alokasi keuangan yang meningkat.
  • Merencanakan pernikahan.
  • Menyambut kelahiran bayi.
  • Mengurus kepindahan ke rumah baru.
  • Menderita sakit atau cedera kronis.
  • Mengalami masalah emosional (depresi, kecemasan, kemarahan, kesedihan, menyimpan rasa bersalah, memiliki rasa percaya diri yang rendah).
  • Merawat anggota keluarga yang lanjut usia atau sakit keras.
  • Kejadian yang traumatis, seperti bencana alam, pencurian, pemerkosaan, atau kekerasan terhadap Anda atau orang terdekat Anda.

Cara Manajemen Stres Sederhana

Orang-orang merespons situasi stres secara berbeda. Beberapa orang dapat langsung bereaksi keras terhadap suatu situasi. Sementara beberapa orang lain, dapat merasa santai dan terkesan tidak peduli pada hal-hal yang sedang terjadi pada mereka. Bila Anda termasuk golongan orang yang memiliki respons yang kuat dalam mengalami situasi yang dapat mendatangkan stres, ada hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek stres pada tubuh Anda. Pertama, kenali situasi yang menyebabkan stres. Meski sulit, cobalah mengendalikan reaksi mental dan fisik Anda terhadap situasi stres tersebut. 

Cobalah hal berikut untuk membantu mengelola stres dan menjaga kesehatan jantung Anda.

Membiasakan Diri untuk Berolahraga

Olahraga dapat membantu Anda mengurangi efek yang terjadi dalam tubuh akibat stres. Untuk kesehatan jantung, usahakan untuk melakukan olahraga intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu. Ini dapat dilakukan dalam sesi 30 menit, 5 hari seminggu. Selain itu, olahraga juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan mengontrol berat badan, mengontrol kadar kolesterol, dan menurunkan tekanan darah. Olahraga memiliki manfaat lain yaitu membantu mengontrol keCemasan akibat stress. 

Memiliki Orang-Orang yang Selalu Mendukung Anda

Menikah, memiliki seseorang yang dapat diajak bicara dan dipercaya, atau tergabung dalam organisasi atau agama, dapat mengurangi tingkat stres dan risiko penyakit jantung. Jika Anda sudah menderita penyakit jantung, memiliki orang-orang yang mendukung Anda ini dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung. Memiliki setidaknya satu orang yang dapat Anda andalkan, dapat mengurangi beban berat dan memberikan Anda kenyamanan. Sistem pendukung yang kuat juga membantu Anda menjaga diri dengan lebih baik. Kurangnya dukungan sosial meningkatkan kemungkinan terjadinya perilaku tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi makanan tinggi lemak, dan minum terlalu banyak alkohol.

Mendapatkan Penanganan Atas Stres yang Dialami

Stres yang berujung pada kecemasan jangka panjang dapat meningkatkan risiko kematian akibat gagal jantung mendadak. Cobalah aktivitas yang dapat mengurangi stres, seperti yoga, meditasi jalan kaki, meditasi tradisional, relaksasi guided imagery, atau metode lainnya. Alkohol, tembakau, dan kafein dapat meningkatkan perasaan cemas, stres, dan tekanan darah Anda. Mengurangi atau menghentikan konsumsi zat-zat ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres yang Anda alami. Temui tenaga profesional bila stres yang Anda rasakan sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.

Mengurangi Beban Stres Pekerjaan

Stres di tempat kerja menjadi lebih menjadi masalah ketika Anda tidak memiliki sistem pendukung yang kuat atau Anda memiliki kecemasan jangka panjang. Jika Anda tidak dapat menemukan posisi lain di tempat kerja, lakukan apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kendali atas stres yang sedang dialami. Lakukan sesuatu yang menenangkan dan Anda nikmati. Mungkin membaca, berjalan, latihan pernapasan, atau menyeimbangkan antara beban pekerjaan dan aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan dengan menjalani hobi yang digemari.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

Sumber:

  1. Stress Can Increase Your Risk for Heart Disease – Health Encyclopedia – University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=1&ContentID=2171#:~:text=The%20hormone%20cortisol%20is%20released,risk%20factors%20for%20heart%20disease. Diakses 29 Oktober 2023.
  2. Risk Factors for Heart Disease: Don’t Underestimate Stress | Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/risk-factors-for-heart-disease-dont-underestimate-stress. Diakses 29 Oktober 2023.
  3. The Impact of Mental Stress on Cardiovascular Health—Part II – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9369438/. Diakses 29 Oktober 2023.
  4. Relation between resting amygdalar activity and cardiovascular events: a longitudinal and cohort study – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7864285/. Diakses 29 Oktober 2023.Common Causes of Stress & Their Effect on Your Health. https://www.webmd.com/balance/causes-of-stress. Diakses 29 Oktober 2023.
latihan untuk jantung

5 Latihan untuk Jantung yang Bisa Dilakukan di Rumah

Aktivitas fisik memiliki banyak manfaat kesehatan yang berlaku bagi banyak orang dari segala kalangan usia, ras, etnis, dan jenis kelamin. Orang dewasa, termasuk lansia, yang aktif secara fisik memiliki risiko lebih rendah mengalami depresi dan penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia. Fungsi kognitif ini mencakup keterampilan berpikir, belajar, dan menilai. Selain itu, aktivitas fisik juga menurunkan risiko munculnya banyak penyakit, seperti penyakit jantung koroner, diabetes, dan kanker.

Jika dilakukan secara teratur, latihan dengan intensitas sedang dan berat akan memperkuat otot jantung sehingga meningkatkan kemampuan jantung memompa darah ke paru-paru dan seluruh bagian tubuh. Semakin banyak darah mengalir ke otot, maka kadar oksigen dalam darah pun meningkat. Kapiler, pembuluh darah kecil di tubuh, juga melebar, yang kemudian dapat mengirimkan lebih banyak oksigen ke seluruh tubuh dan membawa pergi racun-racun yang dihasilkan oleh berbagai sistem metabolisme.

Bila Anda seseorang dengan kegiatan yang padat atau kondisi yang tidak memungkinkan untuk pergi melakukan latihan fisik di luar rumah maupun pusat kebugaran, banyak jenis latihan untuk jantung yang bisa dilakukan di rumah seperti ulasan berikut ini.

Senam Aerobik

Senam aerobik merupakan salah satu jenis latihan aerobik atau kardio di mana otot terbesar di dalam tubuh, misalnya otot di tangan dan kaki, digerakkan sedemikian rupa hingga tubuh terasa hangat dan napas terasa sedikit sesak. Latihan aerobik dapat menurunkan risiko atau mencegah penyakit jantung bertambah buruk dengan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga didapatkan berbagai manfaat, seperti:

  • Menurunkan mengontrol tekanan darah
  • Memperbaiki kadar kolesterol.
  • Membantu menjaga berat badan yang sehat, sehingga mengurangi risiko terkena penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2 atau hipertensi.

Alternatif melakukan senam aerobik supaya tidak terlalu terkesan sedang berolahraga dan terasa menyenangkan dilakukan di rumah, misalnya adalah menari. Selain bermanfaat secara langsung pada jantung, menari juga membantu meningkatkan daya tahan, memperkuat otot, dan memperbaiki keseimbangan Anda. Dengan menari, Anda mungkin tidak menyadari sedang berolahraga karena bersenang-senang menikmati tarian Anda.

Latihan Angkat Beban

Latihan ini termasuk ke dalam jenis latihan kekuatan, yang juga dikenal sebagai latihan ketahanan atau resistensi. Latihan ini dirancang untuk membuat otot bekerja lebih keras dari biasanya. Dengan bertambah kuatnya otot, artinya lengan dan kaki akan bekerja lebih ringan sehingga mengurangi beban jantung. Semakin kuat otot, maka semakin mudah seseorang melakukan latihan aerobik dan tugas sehari-hari tanpa merasa sesak dan lelah. 

Bagi orang yang memiliki banyak lemak tubuh (termasuk perut buncit, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung), hal ini dapat membantu mengurangi massa lemak dan menciptakan massa otot yang lebih proporsional. Kombinasi latihan aerobik dan latihan resistensi dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL (baik) dan menurunkan kolesterol LDL (jahat) sehingga menurunkan risiko munculnya penyakit jantung.

Jika Anda merasa latihan ini membosankan dan terlalu berat, Anda bisa mencoba mengalihkan perhatian selama berolahraga. Menyalakan televisi, radio, atau musik dapat membantu Anda berolahraga lebih lama. Anda dapat membuat playlist lagu favorit, atau mengunduh podcast yang bisa didengarkan sembari Anda terus berolahraga di rumah. Musik dengan tempo cepat dan ritme yang kuat dapat membuat kita tetap termotivasi untuk bergerak hingga dapat mengalihkan sejenak perhatian dari ketidaknyamanan yang dirasakan selama berolahraga.

Yoga

Yoga, pilates, dan tai chi adalah contoh jenis-jenis latihan yang membantu meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Tidak perlu menyisihkan banyak waktu untuk melakukan latihan fleksibilitas dan keseimbangan ini. Latihan peregangan dan keseimbangan dapat digabungkan ke dalam sesi latihan yang lain, seperti misalnya ketika otot sudah terasa hangat karena latihan aerobik dan diakhiri dengan sesi latihan peregangan.

Pada saat melakukan yoga, serangkaian pose yang secara aktif dipraktikkan bermanfaat untuk akan meregangkan dan memperkuat otot-otot, tendon dan ligamen yang menyatukan tulang-tulang. Selain itu, pernapasan yang dilakukan dengan penuh kesadaran juga menjadikan praktik yoga ini sebagai meditasi. Yoga dapat membantu menurunkan detak jantung dan tekanan darah serta meredakan kecemasan dan depresi, yang berarti baik untuk kesehatan jantung.

Untuk membuat aktivitas ini lebih menyenangkan untuk dilakukan, ajaklah teman atau anggota keluarga Anda untuk bersama-sama melakukan latihan yoga di rumah. Kebanyakan orang merasa lebih senang berolahraga bersama teman, keluarga, atau bahkan rekan kerja, daripada berolahraga seorang diri. Bersama-sama melakukan olahraga, biasanya mendorong Anda untuk melakukan kegiatan tersebut secara rutin, bahkan lebih sering lagi dari biasanya. 

Latihan Kardio

Latihan kardio merupakan latihan yang berkaitan langsung dengan kinerja jantung di mana detak jantung biasanya bertambah cepat ketika melakukan latihan ini dengan intensitas sedang atau berat. Sama seperti senam aerobik, latihan kardio yang lain dapat membantu jantung dan sistem peredaran darah Anda bekerja lebih baik, sehingga Anda lebih mampu melakukan tugas sehari-hari tanpa merasa lelah atau sesak napas. Ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan emosional dan kualitas tidur Anda.

Ada banyak contoh latihan kardio selain senam aerobik seperti yang telah disebutkan di atas, yang dapat dipraktikkan setiap harinya di rumah seolah Anda tidak sedang berolahraga, misalnya berjalan kaki, bersepeda, termasuk juga aktivitas ringan seperti mengerjakan pekerjaan rumah, berkebun, hingga bermain dengan anak atau cucu. Dengan mendorong tubuh Anda untuk tetap bergerak secara aktif setiap hari, sebenarnya Anda telah melakukan latihan kardio untuk meningkatkan performa jantung dan seluruh fungsi tubuh Anda.

Lompat Tali

Lompat tali merupakan salah satu jenis latihan kardio yang memiliki manfaat secara langsung pada kesehatan jantung Anda. seperti yang telah disebutkan, latihan kardio atau aerobik meningkatkan detak jantung dan membuat Anda bernapas lebih cepat, yang mana bila dilakukan secara rutin, dapat membangun daya tahan tubuh dan jantung Anda, bahkan juga membakar kalori.

Anda dapat menambahkan insentif ekstra dengan memberi hadiah pada diri sendiri untuk memotivasi diri menyelesaikan latihan yang mungkin terasa cukup berat, seperti lompat tali ini. Menyimpan sejumlah kecil uang ke dalam toples setiap kali berolahraga dan membayangkan hadiah yang akan Anda dapatkan setiap beberapa waktu sekali biasanya menjadi cara yang cukup manjur untuk mendorong Anda terus berolahraga. Anda bisa membeli camilan sehat, kopi, susu rendah lemak, atau bahkan spa, bila berhasil menyelesaikan rutinitas olahraga Anda di setiap periode waktu tertentu.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

Sumber:

  1. Physical Activity and Your Heart – Benefits | NHLBI, NIH. https://www.nhlbi.nih.gov/health/heart/physical-activity/benefits. Diakses 28 November 2023.
  2. 3 Kinds of Exercise That Boost Heart Health | Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/3-kinds-of-exercise-that-boost-heart-health#:~:text=Aerobic%20Exercise,-What%20it%20does&text=How%20much%3A%20Ideally%2C%20at%20least,per%20week%20of%20moderate%20activity. Diakses 28 November 2023.
  3. 3 exercises that are best for heart health – BHF. https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/activity/exercises-heart-health. Diakses 28 November 2023.Fun exercises: 6 ways to make exercise more enjoyable – BHF. https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/activity/fun-exercises. Diakses 28 November 2023.
manfaat yoga untuk jantung

3 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Apa Itu Yoga?

Yoga adalah praktik kuno dari India yang menyeimbangkan gerakan dan pengaturan napas untuk meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan cara menggabungkan pose fisik, pernapasan terkontrol, dan meditasi atau relaksasi. Praktik yoga bertujuan untuk mencapai sistem harmonisasi tubuh, pikiran, dan jiwa untuk mendapatkan ketenangan dan kebebasan batin*. Meskipun yoga seringkali mengingatkan kita pada praktik melenturkan tubuh, sesungguhnya yoga lebih dari sekadar kegiatan peregangan dan berdiri dengan kedua tangan. Praktik-praktik yoga yang memiliki berbagai macam jenis berbeda, dapat menghasilkan perkembangan yang cukup signifikan pada faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan jantung, seperti menurunkan tekanan darah, tidur lebih nyenyak, dan mengurangi peradangan yang merusak arteri.

Bagaimana yoga bekerja dalam memberikan manfaat pada kesehatan jantung Anda? Berikut ini penjelasan singkat yang dapat Anda simak untuk mempertimbangkan olahraga yoga sebagai upaya dalam mengelola kesehatan jantung Anda.

Berbagai Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Membicarakan yoga, selain berkaitan dengan peregangan tubuh, juga erat hubungannya dengan proses meditasi dan relaksasi dalam praktiknya. Ketika sedang berada di dalam situasi stres, salah satu langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menenangkan diri biasanya adalah mengatur pola napas. Yoga merupakan praktik melatih pernapasan yang berfokus pada cara menghirup dan menghembuskan napas dengan benar hingga Anda dapat merasa rileks. Ketika Anda bisa merasa rileks, maka terdapat banyak manfaat yang akan Anda rasakan pada kesehatan jantung Anda.

1. Mengontrol Tekanan Darah

Stres yang terjadi pada kondisi emosional Anda dapat menyebabkan serangkaian hal yang berdampak pada fisik, seperti pelepasan hormon kortisol dan adrenalin, yang dapat mempersempit pembuluh darah arteri dan meningkatkan tekanan darah yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Dengan melakukan praktik yoga yang banyak melatih pernapasan dalam dan relaksasi, akan berdampak pada turunnya detak jantung dan tekanan darah. 

Pada sebuah temuan tahun 2017, disebutkan bahwa sejumlah laki-laki dan perempuan yang mempraktikkan yoga secara rutin selama 1 bulan berhasil menurunkan body mass of index (BMI) dan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik*.

2. Mengontrol Kolesterol dan Gula Darah

Yoga, seperti bentuk olahraga lainnya, dapat memperbaiki kadar kolesterol dan gula darah dengan meningkatkan sistem metabolisme dalam tubuh. Stres yang terjadi berulang secara terus-menerus diketahui dapat menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang kemudian dapat menyebabkan obesitas dan resistensi insulin.

Peningkatan kortisol juga dikaitkan dengan dislipidemia. Dislipidemia biasanya berhubungan dengan kelainan pada lipolisis; metabolisme trigliserida dan asam lemak bebas berubah jika terjadi resistensi insulin. Yoga telah dilaporkan menurunkan kadar adrenalin dan mengurangi hormon kortisol. 

Penelitian yang dilakukan pada pasien diabetes tipe 2 selama 3 bulan, menunjukkan bahwa latihan yoga dapat menurunkan kolesterol total, trigliserida, kolesterol ‘jahat’ LDL, dan meningkatkan kolesterol ‘baik’ HDL.

3. Membantu Proses untuk Berhenti Merokok

Merokok adalah salah satu faktor risiko terbesar penyakit jantung. Untuk menjaga kesehatan jantung, banyak orang diminta untuk mengurangi bahkan berhenti merokok. Dengan melakukan yoga, beberapa perokok dalam upayanya untuk berhenti dapat terbantu mencapai tujuannya.

Meskipun sebagian besar partisipan tidak berhenti merokok, terdapat penurunan signifikan konsumsi rokok harian mereka pada penelitian yang dilakukan tahun 2018*. Mereka yang merokok lebih sedikit pada awal penelitian memiliki kemungkinan lebih besar untuk berhenti ketika mempraktikkan yoga, dan perokok berat pun mungkin mengurangi konsumsi rokok, sebuah langkah positif menuju peningkatan kesehatan hingga pada akhirnya dapat benar-benar berhenti merokok.

Tips Olahraga Yoga untuk Pemula

Bila Anda belum terbiasa sama sekali pada latihan yoga, carilah kelas untuk pemula yang ringan, terlebih bila Anda berusia di atas 65 tahun atau memiliki kondisi medis tertentu. Berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat Anda perhatikan ketika hendak memulai olahraga yoga sebagai pemula.

Menerima Bahwa Anda Seorang Pemula

Saat memulai latihan yoga, ingatlah bahwa tidak apa-apa bila Anda memang seorang pemula. Jika Anda merasa frustrasi dan kesulitan mengikuti pose yang benar, ingatlah bahwa Anda masih berada di tahap awal dan menyesuaikan tubuh untuk hal yang baru memang membutuhkan waktu.

Mulai dengan Perlahan

Ada berbagai kelas yoga yang menggunakan gerakan-gerakan cukup cepat untuk meningkatkan kebugaran dan kekuatan, tetapi justru rawan menimbulkan cedera bila Anda belum terbiasa dengan berbagai postur dan transisinya. Bersabarlah selama beberapa minggu pertama latihan, dan pilih kelas yang bertempo sedikit lebih lambat sehingga Anda dapat menemukan keselarasan gerakan lebih dulu.

Bernapas dengan Benar

Ketika Anda berada dalam kondisi atau postur yang sangat sulit untuk seimbang, Anda mungkin akan lupa caranya bernapas dengan benar, seperti terlalu cepat atau tidak selaras dengan gerakan. Saat kita bernapas dengan tenang dan santai, kita mengirimkan pesan ke tubuh dan otak bahwa semuanya baik-baik saja. Hal ini membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan rasa aman.

Memakai Matras yang Sesuai

Siapkan matras yoga yang tidak membuat tangan dan kaki Anda terpeleset dan pilih matras yang tidak terlalu tebal atau licin. Hal ini akan membantu Anda merasa jauh lebih percaya diri dan fokus selama latihan yoga tanpa harus terganggu akibat insiden kecil, seperti tergelincir dan terpeleset.

Perhatikan Fondasi

Fondasi tubuh Anda sangatlah penting. Rentangkan jari tangan dan kaki Anda dengan benar untuk menciptakan landasan penyangga karena seluruh struktur postur tubuh bergantung pada penempatan tangan dan kaki.

Perhatikan Otot Inti

Otot inti yang kuat tidak hanya membantu Anda merasa lebih bertenaga, tetapi juga membuat latihan yoga lebih mudah dan menyenangkan. Semakin kuat otot inti tubuh Anda di bagian perut, semakin kecil kemungkinan cedera dan semakin besar kemungkinan Anda dapat fokus untuk menenangkan pikiran selama melakukan yoga.

Olahraga yoga bukan hanya sesuatu yang bisa kita lakukan di atas matras saja karena ini merupakan proses seumur hidup. Perhatian, pernafasan, kepercayaan diri, kekuatan, pelepasan ekspektasi, fokus dan kehadiran yang kita bangun di setiap kelas yoga dapat diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari, yang berarti kita mendapatkan manfaat dari yoga sepanjang hari, termasuk kesehatan jantung kita.

Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai yoga untuk penyakit jantung, jangan ragu untuk segera menghubungi kami di nomor Whatsapp 0877-8777-8614. Kami menyediakan layanan homecare untuk pendampingan di rumah, telekonsultasi seputar penyakit jantung, atau persiapan berobat jantung di dalam negeri atau luar negeri.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

Sumber:

  1. Yoga Practice Improves the Body Mass Index and Blood Pressure: A Randomized Controlled Trial – PMC.
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3861018/. Diakses 30 Oktober 2023.
  3. Yoga as a Complementary Therapy for Smoking Cessation: Results From BreathEasy, a Randomized Clinical Trial – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6821291/. Diakses 30 Oktober 2023.
  4. The Yoga-Heart Connection | Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/the-yoga-heart-connection#:~:text=Yoga%20as%20Heart%20Booster,it%20a%20useful%20lifestyle%20intervention. Diakses 30 Oktober 2023.
  5. Is yoga heart-healthy? It’s no stretch to see benefits, science suggests. https://www.heart.org/en/news/2019/04/12/is-yoga-heart-healthy-its-no-stretch-to-see-benefits-science-suggests. Diakses 30 Oktober 2023.
  6. How yoga may enhance heart health. https://www.health.harvard.edu/heart-health/how-yoga-may-enhance-heart-health. Diakses 30 Oktober 2023.Top 10 tips for beginner yogis – Ekhart Yoga. https://www.ekhartyoga.com/articles/practice/top-10-tips-for-beginner-yogis. Diakses 31 Oktober 2023.

8 Jenis Olahraga Kardio di Rumah

Olahraga kardio atau juga lebih dikenal dengan istilah aerobik adalah sejenis latihan yang dapat meningkatkan detak jantung. Di mana ini akan meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga dapat menjaga kesehatan jantung dan paru-paru.

Selain baik untuk sistem kardiovaskular, latihan ini juga memiliki beberapa manfaat lain untuk kesehatan. Supaya lebih jelas, simak ulasan tentang manfaat dan ragam olahraga kardio di rumah berikut.

Manfaat Olahraga Kardio

Olahraga tentu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, begitu juga dengan olahraga kardio. Di mana olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah tanpa peralatan khusus ini memiliki beragam manfaat untuk jantung, otak, dan beberapa organ tubuh lainnya. Agar lebih paham, berikut rangkuman kami tentang manfaat olahraga kardio.

Manfaat Latihan Kardio untuk Jantung

Selain meningkatkan detak jantung, olahraga kardio juga dapat menurunkan lemak darah dan menaikan kadar kolesterol baik. Latihan ini juga dapat memperkuat otot jantung serta menurunkan denyut nadi istirahat. Pun dapat memperlancar sirkulasi darah dan oksigen di dalam tubuh sehingga dapat menurunkan risiko sumbatan jantung.

Manfaat Olahraga Kardio untuk Otak

Melakukan olahraga kardio secara rutin dapat membantu melindungi otak dari gangguan akibat bertambahnya usia seperti demensia. Menurut sebuah penelitian, aktivitas fisik seperti latihan kardio dapat mengurangi risiko demensia. Selain itu, latihan kardiovaskular juga memiliki beberapa manfaat lain untuk otak, seperti:

  • Meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir.
  • Mengurangi risiko stroke karena aliran darah ke otak jadi lebih lancar.
  • Menurunkan risiko penyakit alzheimer.

Manfaat Latihan Kardio untuk Persendian

Olahraga ini juga bermanfaat untuk menjaga persendian karena dapat membantu melawan osteoporosis dan mengurangi risiko tulang pinggul patah. Selain itu, latihan fisik sederhana ini juga berguna untuk mengelola ketidaknyamanan sendi pada penderita arthritis. Di mana latihan kardio dapat membantu mempertahan gerak penderita radang sendi.

Manfaat Olahraga Kardiovaskular untuk Kulit

Latihan aerobik atau olahraga kardio dapat membuat kulit lebih bersih dan sehat. Hal ini karena peningkatan aliran darah ke sel-sel kulit dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuan dan memperbaiki kulit. Selain itu, olahraga kardio juga dapat menurunkan stres sehingga dapat membantu mencegah kondisi kronis seperti eksim.

Olahraga Kardio Bermanfaat untuk Otot

Meski latihan kardio tergolong aktivitas fisik yang ringan, tetapi ini juga memiliki manfaat untuk kesehatan otot Anda. Olahraga kardio yang meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh memungkinkan otot untuk bekerja lebih efisien. Seiring berjalannya waktu, otot Anda akan beradaptasi dengan peningkatan beban kerja, sehingga membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah.

Manfaat Latihan Kardio bagi Pencernaan

Berikut beberapa manfaat olahraga kardiovaskular untuk pencernaan:

  • Meningkatkan gerak peristaltik. Latihan kardio membuat otot bekerja lebih keras, itu termasuk otot yang menggerakkan peristaltik. Sehingga dapat memperlancar proses pencernaan makanan di dalam tubuh. Namun, hindari melakukan olahraga dengan intensitas tinggi setelah makan. Sebab, dapat menyebabkan kram dan pusing.
  • Meningkatkan regulasi gula darah. Aktif bergerak dapat membuat pankreas lebih sehat. Di mana pankreas ini berguna untuk mengubah makanan menjadi energi. Apabila pankreas berfungsi dengan baik, maka akan meningkatkan kontrol gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe-2.
  • Membantu mengatur mikroba di dalam usus. Olahraga kardio dapat membantu meningkatkan jumlah mikroba baik di dalam usus. Di mana ini dapat bermanfaat bagi kesehatan dalam mencegah penyakit.

Manfaat Olahraga Kardio bagi Paru-Paru

Latihan kardiovaskular juga bermanfaat untuk kesehatan paru-paru Anda. Di mana ini akan membantu mengurangi kelelahan dan sesak napas pada orang yang menderita gangguan paru-paru kronis seperti asma.

Manfaat Lain Olahraga Kardio

Selain bermanfaat untuk beberapa organ di atas, latihan kardio juga memiliki manfaat lain, seperti:

  • Menurunkan berat badan. Aktif bergerak dapat membantu Anda mengatur berat badan secara sehat karena dapat membakar kalori lebih banyak.
  • Meningkatkan energi Anda. Latihan kardio dapat membantu melepaskan hormon endorfin sehingga membuat Anda memiliki lebih banyak energi untuk aktivitas seharian.
  • Dapat meningkatkan kualitas tidur. Olahraga kardio dapat membantu Anda lebih tenang sebelum tidur serta membantu mengatur siklus tidur-bangun secara lebih sehat. Namun, usahakan untuk tidak olahraga terlalu dekat dengan jam tidur. Sebab, hormon adrenalin yang dilepaskan saat olahraga akan membuat sulit tidur.
  • Memperkuat imunitas tubuh. Latihan kardio dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Menurut beberapa penelitian, olahraga ringan dapat mengurangi gejala penyakit dan membantu pemulihan dengan cepat.

Ragam Olahraga Kardio di Rumah

Ada banyak cara untuk melakukan gaya hidup sehat dengan mudah, salah satunya dengan menerapkan latihan kardio. Olahraga ini terbilang ringan karena aktivitas fisik seperti berjalan-jalan, berenang, dan bersepeda sudah termasuk kategori latihan kardiovaskular.

Namun, jika Anda tak punya banyak waktu untuk melakukan aktivitas tersebut di luar rumah. Beberapa latihan kardio yang low-intensity di bawah ini bisa menjadi pilihan.

Jogging atau Jalan di Tempat

Jika Anda enggan melakukan jalan-jalan keluar ruangan, jogging di tempat bisa menjadi pilihan yang tepat. Anda bisa memulainya dengan berdiri tegak, lalu mengangkat lutut dan mengayunkan lengan ke depan dan belakang.

Kemudian lakukan jalan di tempat selama 30 detik atau sebanyak yang Anda mau. Apabila Anda ingin banyak berkeringat, bisa menambahkan rintangan dengan jogging naik-turun tangga.

Menggerakan Lengan Memutar

Anda juga bisa melakukan gerakan lengan memutar. Latihan kardio ringan ini dapat dilakukan dengan cara berdiri maupun duduk serta bisa dilakukan oleh siapa saja.

Rentangkan lengan ke samping, lalu gerakkan memutar searah jarum jam dengan dua kali hitungan 1-8. Setelah itu, ulangi gerakan memutar lengan melawan arah jarum jam. Namun, jika Anda adalah orang yang memiliki mobilitas terbatas, bisa melakukan gerakan lengan memutar dengan diameter lingkaran yang lebih kecil.

Rotasi Batang Tubuh

Anda juga dapat melakukan olahraga dengan memutar tubuh ke kanan dan kiri. Latihan sederhana ini dapat berguna untuk melatih otot perut sekaligus menguji sistem kardiovaskular. Untuk memulainya perhatikan tips, berikut:

  • Berdirilah tegap, kemudian rentangkan kedua tangan ke depan.
  • Lalu putar tubuh ke samping kanan dan kiri secara berulang-ulang.
  • Anda juga bisa memegang lengan setinggi bahu dan memutar badan ke kanan dan kiri.
  • Jika ingin meningkatkan intensitas olahraga ini, Anda bisa melakukannya dengan memegang benda yang berat. Misalnya kettlebell, bola olahraga, atau perabotan rumah seperti botol mineral yang diisi air.

Lateral Shuffle

Gerakan sederhana lainnya untuk latihan kardio ialah lateral shuffle untuk meningkatkan detak jantung dan koordinasi gerak. Gerakan ini sangat mirip dengan pemanasan sepak bola atau speed-skating. Untuk melakukannya, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut.

  • Berdiri kemudian sedikit bungkukkan badan dan taruh lengan di depan dada.
  • Lanjut bergerak ke kiri dua kali dan ke kanan dua kali. Lakukan secara berulang.
  • Tambah tingkat kedalaman jongkok atau kecepatan gerak jika ingin meningkatkan intensitas latihan.

Jumping Jack

Olahraga kardiovaskular yang satu ini dapat menggerakkan seluruh tubuh Anda. Jumping jack termasuk gerakan klasik yang dapat meningkatkan detak jantung Anda. Berikut cara untuk memulai latihan gerakan ini.

  1. Berdiri dengan kedua kaki secara rapat dan letakkan lengan di samping tubuh.
  2. Selanjutnya tekuk lutut Anda sedikit, kemudian lompat sambil merentangkan kaki ke kiri dan kanan selebar bahu sambil mengangkat tangan ke atas.
  3. Kemudian melompat kembali ke tengah dan letakkan tangan di samping tubuh. Ulangi gerakan hingga beberapa kali atau 2 kali hitungan 1-8.

Toe Taps

Selanjutnya ada latihan kardio berintensitas rendah yang dapat dilakukan dengan mudah. Alat yang dibutuhkan juga hanya anak tangga yang paling bawah atau balok kayu dengan tinggi sekitar 10-15 cm.

Berikut cara untuk melakukan gerakan ini.

  1. Berdirilah di depan anak tangga yang paling bawah atau balok kayu.
  2. Tempatkan kaki kanan di atas anak tangga atau balok kayu.
  3. Kemudian bergerak seperti berjalan di tempat sambil mengganti kaki yang diletakkan ke anak tangga. Lakukan secara berulang.

Crab Walk

Selanjutnya Anda bisa mencoba melakukan latihan crab walk atau jalan kepiting. Latihan ini cukup menyenangkan dan dapat berguna untuk melancarkan aliran darah dan memperkuat lengan atas Anda.

Berikut ini cara melakukan olahraga kardio crab walk.

  1. Pertama duduk santai di lantai, lalu tekuk lutut Anda dan letakkan tangan di lantai dengan jari-jemari mengarah ke depan.
  2. Selanjutnya angkat pinggul Anda dari lantai, kemudian lakukan berjalan maju dan mundur seperti kepiting. Jaga tumpuan Anda agar berat badan merata di antara lengan dan kaki.
  3. Berikutnya ulangi gerakan selama yang Anda mau.

Butt Kicks

Terakhir ada olahraga kardio butt kicks atau tendangan bokong yang menjadi alternatif dari high knees. Alih-alih mengangkat lutut tinggi-tinggi, Anda bisa mengangkat tumit sampai setinggi bokong. Berikut cara untuk melakukan latihan kardio yang satu ini:

  1. Berdirilah dengan kedua kaki yang rapat dengan lengan di samping tubuh dan tangan bertaut di depan dada.
  2. Selanjutnya angkat tumit kanan setinggi pantat dan turunkan kembali. Ulangi gerakan tersebut dengan kaki kiri.
  3. Lanjutkan gerakan butt kicks secara bergantian.

Ragam olahraga kardio di atas memiliki intensitas yang rendah, sehingga bisa dilakukan oleh semua orang.

Namun, jika Anda memiliki masalah kesehatan yang berhubungan dengan sistem kardiovaskular sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Anda kini bisa melakukan konsultasi dokter lebih mudah dengan layanan telekonsultasi di nomor Whatsapp 0877-8777-8614.

Referensi:

  1. Nall, Rachel. 2023. 20 cardio exercises to do at home with minimal equipment from beginner to advanced. Diakses pada 11 September 2023 dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/cardio-exercises-at-home#best-at-home-cardio
  2. Nunez, Kristen. 2019. 19 Cardio Exercises You Can Do at Home. Diakses pada 1 September 2023 dari https://www.healthline.com/health/cardio-exercises-at-home
  3. Cleveland Clinic. 2023. The (Many) Bnefits of cardio Workout. Diakses pada 1 September 2023 dari https://health.clevelandclinic.org/the-many-benefits-of-a-cardio-workout/
  4. Frysh, Paul. 2021. Cardio exercise: Good for More Than Your Heart. Diakses pada 1 September 2023 dari https://www.webmd.com/fitness-exercise/ss/slideshow-cardio-exercise-good-for-more-than-heart
Serangan Jantung vs Gagal Jantung, Apa Bedanya

Serangan Jantung vs Gagal Jantung, Apa Bedanya?

Serangan jantung dan gagal jantung adalah dua kondisi medis yang seringkali disalah artikan satu sama lain karena memang keduanya menyerang satu organ yang sama, yakni jantung. 

Padahal kenyataannya, terdapat sejumlah perbedaan serangan jantung dan gagal jantung, baik dari gejala, penyebab, intensitas, kapan terjadinya, hingga metode penanganannya. Meski begitu, jenis dari penyakit jantung ini pun sama-sama dapat menyebabkan kematian bila tak ditangani dengan baik.

Sekilas tentang Serangan Jantung 

Istilah medis yang digunakan untuk menyebut serangan jantung adalah infark miokard. Infark miokard terjadi saat aliran darah ke jantung terhambat. Akibatnya, jaringan di area tersebut tidak mendapatkan oksigen yang cukup untuk bertahan hidup. Jika tidak segera diobati atau aliran darah tidak kembali normal, hal ini dapat menyebabkan jaringan jantung rusak bahkan mulai mati.

Sekilas tentang Gagal Jantung

Gagal jantung merupakan kondisi ketika jantung tidak dapat memompa darah dengan efektif untuk memenuhi kebutuhan organ dan jaringan tubuh. Gagal jantung dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu gagal jantung kiri dan gagal jantung kanan. 

  • Gagal jantung kiri: Kondisi ini terjadi ketika ventrikel kiri tidak bisa memompa darah dengan baik seperti biasanya. Jenis gagal jantung ini pun memiliki 2 klasifikasi yaitu sistolik gagal sistolik dan gagal diastolik.
  • Gagal jantung kanan: Kondisi ini sering disebabkan oleh gagalnya pompa jantung ventrikel kanan yang arahnya ke paru-paru sehingga mengakibatkan darah kembali ke pembuluh darah balik dan menyebabkan penumpukan cairan pada perut, atau bagian tubuh lainnya seperti kaki.

Perbedaan Serangan Jantung Dengan Gagal Jantung

Setelah memahami definisi serangan jantung (infark miokard) dan gagal jantung, berikut ini adalah perbedaan utama di antara keduanya:

1. Gejala

Orang yang pernah mengalami infark miokard mungkin merasakan gejala yang berbeda. Namun, gejala yang paling umum dapat meliputi:

  • Nyeri pada area dada. Nyeri dari infark miokard juga bisa mempengaruhi area lain, termasuk lengan, bahu, punggung, dan leher.
  • Kesulitan bernapas
  • Keringat dingin
  • Merasa pusing 
  • Mual atau muntah
  • Kelelahan

Sedangkan gejala gagal jantung bisa berbeda tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi. Salah satu gejala umum yang terjadi baik pada gagal jantung adalah:

  • Sesak napas
  • Mudah lelah menjalani aktivitas sehari-hari
  • Batuk
  • Mual
  • Bengkak pada kaki, tangan, atau area perut
  • Buang air kecil menjadi lebih sedikit
  • Pusing atau nyeri kepala

2. Penyebab

Berbagai macam faktor dapat menyebabkan infark miokard, yang paling umum adalah penyakit arteri koroner. Pada kondisi ini, zat yang disebut plak telah menumpuk di dinding-dinding arteri melalui proses yang disebut aterosklerosis. 

Sedangkan gagal jantung biasanya disebabkan oleh kondisi medis lain yang membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, atau cedera maupun infeksi yang menyebabkan kerusakan pada jantung. Kondisi yang dapat menyebabkan gagal jantung diantaranya yaitu:

  • Serangan jantung
  • Penyakit jantung bawaan
  • Penyakit katup jantung
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Diabetes mellitus  

3. Kapan Terjadinya

Infark miokard sering kali terjadi secara mendadak atau tiba-tiba. Ini dapat terjadi kapan saja, bahkan saat seseorang sedang beristirahat atau tidur. Tidak ada tanda-tanda yang jelas sebelumnya, dan infark miokard dapat terjadi dalam hitungan detik. 

Sedangkan gagal jantung cenderung berkembang secara perlahan dan progresif selama jangka waktu yang lebih lama. Biasanya, tidak terjadi dengan tiba-tiba seperti infark miokard. Gejala awalnya mungkin tidak terlalu mencolok dan bisa muncul selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum diagnosis gagal jantung ditegakkan.

4. Intensitas

Serangan jantung seringkali memiliki intensitas yang tinggi. Nyeri dada yang dirasakan selama infark miokard dapat berkisar dari ringan hingga parah, dengan karakteristik seperti tekanan, perasaan penuh, atau sesak. Beberapa orang menggambarkan rasa nyeri ini sebagai salah satu yang terburuk yang pernah mereka alami.

Sebaliknya, gagal jantung cenderung memiliki intensitas yang lebih rendah secara keseluruhan jika dibandingkan dengan infark miokard. Gejala gagal jantung seperti sesak napas, kelelahan, dan pembengkakan umumnya tidak bersifat akut dan sering berkembang secara bertahap. Intensitas gejala dapat meningkat seiring waktu ketika kondisi semakin memburuk, tetapi biasanya tidak sehebat infark miokard.

Meskipun intensitas gejala gagal jantung biasanya lebih rendah daripada infark miokard, perlu diingat bahwa gagal jantung adalah kondisi serius yang memerlukan pengelolaan medis yang baik dan perubahan gaya hidup untuk meminimalkan dampaknya.

5. Penanganan

Penanganan serangan jantung bertujuan untuk memulihkan aliran darah dengan menghilangkan atau mengurangi penyumbatan dan mencegah atau mengurangi kerusakan parah pada otot jantung. Pilihan pengobatan bisa mencakup angioplasti koroner. Angioplasti koroner adalah tindakan intervensi yang bertujuan untuk memulihkan aliran darah. 

Pada prosedur ini, dokter mungkin membuka atau melebarkan arteri yang diketahui ada penyempitan atau penyumbatan dengan bantuan balon dengan atau tanpa pemasangan stent/ cincin/ ring koroner atau penggunaan alat lain untuk menjaga arteri tetap terbuka. Seorang dokter mungkin juga meresepkan obat untuk mengurangi pembekuan, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi ketegangan pada jantung.

Di sisi lain, pengobatan gagal jantung cenderung lebih bervariasi sesuai dengan penyebab yang mendasari dan bertujuan untuk mengelola kondisi yang berkontribusi pada gagal jantung, mengurangi beban pada jantung, dan mencegah kondisi tersebut menjadi lebih parah. Pengobatan gagal jantung dapat mencakup:

  • Obat-obatan. Ada berbagai jenis obat yang digunakan untuk mengelola gagal jantung, termasuk diuretik dan inhibitor aldosteron yang membantu mengeluarkan cairan ekstra dan natrium melalui urinasi, beta blocker dan ivabradine yang memperlambat denyut jantung, ACE inhibitor dan ARB yang merilekskan dinding pembuluh darah, serta digoksin (Lanoxin) yang memperkuat detak jantung.
  • Memasang alat medis. Perangkat medis juga dapat dipasang untuk mengatasi mengobati gagal jantung. Seperti pacemaker yang membantu memperbaiki irama jantung, atau alat bantu ventrikel (VAD) yang membantu ventrikel memompa darah lebih efektif.
  • Prosedur bedah. Terkadang prosedur bedah mungkin diperlukan untuk menangani arteri tersumbat, kondisi katup jantung, atau kondisi bawaan. Dalam kasus yang sangat parah, transplantasi jantung mungkin disarankan.

Penting untuk diingat bahwa baik serangan jantung maupun gagal jantung adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis dan perubahan gaya hidup yang sehat untuk mengurangi faktor risikonya. 

Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai serangan jantung, jangan ragu untuk segera menghubungi kami di nomor Whatsapp 0877-8777-8614. Kami menyediakan layanan homecare untuk pendampingan di rumah, telekonsultasi seputar penyakit jantung, atau persiapan berobat jantung di dalam negeri atau luar negeri.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

Sumber:

  1. What’s the Difference Between a Heart Attack and Heart Failure. https://www.healthline.com/health/heart/heart-attack-vs-heart-failure. Diakses 25 September 2023. 
  2. Heart attack vs. heart failure: What to know. https://www.medicalnewstoday.com/articles/heart-attack-vs-heart-failure. Diakses 25 September 2023.  
  3. Gejala Gagal Jantung Kongestif. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1783/gejala-gagal-jantung-kongestif-yuk-cari-tahu-lebih-lanjut. Diakses 25 September 2023.  
Kebiasaan Buruk bagi Jantung

6 Kebiasaan Buruk bagi Jantung

Jantung adalah organ penting dalam tubuh yang memompa darah ke seluruh bagian tubuh, dan menjaga kesehatannya sangatlah penting. Sayangnya, ada sejumlah kebiasaan buruk yang dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan jantung yang sering dilakukan seseorang dalam kehidupan sehari-harinya. Berikut daftar kebiasaan buruk bagi jantung yang penting diwaspadai:

1. Merokok

Merokok sejatinya dapat membahayakan hampir semua organ tubuh, mulai dari pembuluh darah, paru-paru, organ reproduksi, tulang, kandung kemih, organ pencernaan, termasuk juga jantung. Bahkan, merokok ini telah menjadi faktor risiko utama penyakit jantung.

Merokok dalam jumlah berapapun dapat menyebabkan kerusakan pada jantung dan pembuluh darah. Ini karena rokok mengandung sejumlah bahan kimia beracun, termasuk yang paling sering disinggung adalah nikotin. Nikotin yang dihisap perokok akan terserap masuk ke aliran udara, lalu merangsang tubuh untuk memproduksi hormon adrenalin lebih banyak. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan pernapasan.

Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko penyakit arteri perifer (PAD). PAD adalah kondisi ketika plak menumpuk di arteri yang membawa darah ke anggota tubuh terutama bagian tungkai dan ekstremitas bawah. Orang dengan PAD memiliki peningkatan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

Merokok menimbulkan risiko yang lebih besar bagi sebagian orang, terutama bagi wanita pengguna pil KB dan penderita diabetes. Menghirup asap rokok orang lain (perokok pasif) pun juga memiliki potensi kerusakan yang sama seperti pada orang yang merokok. Maka dari itu, sebaiknya hindari kebiasan buruk bagi jantung satu ini untuk mencegah efek negatif bagi kesehatan Anda sendiri dan orang sekitar.

2. Pola Makan Dengan Gizi Tidak Seimbang  

Pola makan tidak sehat seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula sederhana dapat meningkatkan risiko pembentukan plak aterosklerosis di dalam arteri. Seiring waktu, plak ini dapat menyumbat arteri, mempersempit aliran darah, dan mengurangi pasokan oksigen ke jantung.

Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi garam (natrium) dapat meningkatkan faktor risiko penyakit jantung yaitu tekanan darah tinggi. Pola makan tidak sehat erat kaitannya dengan obesitas, yang juga merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Obesitas ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan gangguan metabolisme yang semuanya berkontribusi pada kerusakan jantung.

Agar kesehatan jantung tetap terjaga, pastikan untuk menerapkan pola makan yang sehat. Diantaranya dengan mengonsumsi makanan kaya akan serat, membatasi asupan garam/ natrium, mengurangi konsumsi lemak jenuh, dan makan lebih banyak makanan rendah kalori dan kaya nutrisi seperti buah-buahan dan sayuran.

3. Kurang Aktivitas Fisik

Kebiasaan buruk bagi jantung selanjutnya yaitu kurangnya aktivitas fisik. Kurang berolahraga menyebabkan penurunan kebugaran kardiorespiratori, yaitu kemampuan jantung dan paru-paru untuk menyediakan oksigen ke seluruh tubuh saat beraktivitas. Ketika kebugaran ini menurun, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, terutama selama aktivitas fisik yang lebih berat. Hal ini dapat meningkatkan tekanan pada jantung.

Aktivitas fisik yang kurang juga dapat mengakibatkan penurunan elastisitas arteri. Arteri yang kaku atau tersumbat oleh plak aterosklerosis menyulitkan aliran darah ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya pasokan oksigen ke jantung, yang dapat menyebabkan angina atau serangan jantung. 

Kurangnya aktivitas fisik pun berhubungan pula dengan perkembangan obesitas. Maka dari itu, disarankan untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga setidaknya 30 menit sehari untuk melawan penyakit jantung dan kondisi kronis lainnya. 

4. Manajemen Stres yang Kurang Baik

Kebiasaan buruk bagi jantung yang lain termasuk manajemen stres yang kurang baik. Stres yang tidak terkontrol dapat memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kinerja jantung dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Stres yang tidak terkendali dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis berhubungan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. 

Salah satu respons tubuh terhadap stres termasuk peningkatan detak jantung. Ketika Anda merasa cemas atau stres, jantung Anda berdetak lebih cepat untuk meningkatkan suplai oksigen ke otak dan otot. Namun, stres kronis dapat membuat jantung harus bekerja lebih keras secara berulang-ulang, yang dapat mempengaruhi kinerjanya.

Stres juga dapat memicu pelepasan hormon stres, seperti kortisol dan epinefrin (adrenalin), yang dapat meningkatkan tekanan darah. Jika stres berkepanjangan, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

5. Konsumsi Alkohol Berlebih

Konsumsi alkohol dalam jumlah banyak dikaitkan dengan sejumlah dampak kesehatan yang buruk, termasuk bagi kondisi jantung. Asupan alkohol berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gagal jantung, stroke, dan kardiomiopati alkoholik. 

Kardiomiopati alkoholik sendiri adalah suatu kelainan yang mempengaruhi otot jantung yang disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan. Kandungan kalori yang tinggi pada alkohol juga sering menjadi penyebab obesitas dan berbagai masalah kesehatan lain yang menyertainya. Oleh karena itu, penting untuk menghindari kebiasaan buruk bagi jantung yang satu ini.

6. Begadang

Begadang juga termasuk ke dalam kebiasaan buruk bagi jantung yang perlu dihindari. Pada orang dewasa, waktu tidur yang direkomendasikan adalah 6-8 jam setiap harinya. Mereka yang tidur kurang dari 6 jam semalam, memiliki risiko lebih tinggi terserang penyakit kardiovaskular daripada mereka yang tidur 7 hingga 8 jam semalam.

Kebiasaan begadang dapat menyebabkan peningkatan risiko mengalami hipertensi. Saat kita tidur, tekanan darah cenderung turun. Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk dapat mengganggu proses ini yang membuat tekanan darah akan tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.  

Kurangnya tidur akibat begadang juga dapat menyebabkan jantung berdebar. Mereka yang kekurangan waktu tidur, waktu istirahat seluruh organnya juga akan berkurang. Hal ini akan mengakibatkan kelelahan pada organ, misalnya otak. Setelah begadang, otak pun akan membutuhkan oksigen lebih banyak untuk bekerja normal. 

Demi memenuhi kebutuhan oksigen di otak dan organ-organ lain yang kelelahan, jantung akan memompa darah lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan oksigen seluruh bagian tubuh. Hal itu mengakibatkan denyut jantung akan meningkat dan menyebabkan orang yang mengalaminya merasakan ketidaknyamanan berupa dada berdebar.

Itulah beragam kebiasaan buruk bagi jantung yang penting untuk dihindari agar jantung tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit jantung. Dengan jantung yang sehat, tentu Anda dapat menikmati kehidupan yang lebih panjang dan berkualitas.

Apabila Anda memiliki masalah kesehatan jantung atau mengalami kesulitan untuk memulai kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan jantung, Anda bisa menghubungi layanan medis Kavacare. 

Kami dapat membantu Anda membuat care plan termasuk rekomendasi pola hidup sehat. Anda bisa menghubungi nomor WhatsApp Kavacare Support berikut 0811-1466-777 untuk melakukan telekonsultasi hari ini juga.

Sumber:

  1. Top Five Habits That Harm The Heart. https://www.health.harvard.edu/heart-health/top-five-habits-that-harm-the-heart. Diakses 24 September 2023. 
  2. How Smoking Affects the Heart and Blood Vessels. https://www.nhlbi.nih.gov/health/heart/smoking. Diakses 24 September 2023. 
  3. Bad Heart Habits. https://www.webmd.com/heart/ss/slideshow-bad-heart-habits. Diakses 24 September 2023. 
  4. Kandungan Rokok yang Berbahaya Bagi Kesehatan. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/406/kandungan-rokok-yang-berbahaya-bagi-kesehatan. Diakses 24 September 2023. 
  5. Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung. https://p2ptm.kemkes.go.id/tag/kurang-tidur-tingkatkan-risiko-penyakit-jantung. Diakses 24 September 2023.
buah untuk kesehatan jantung

5 Buah untuk Kesehatan Jantung

Kinerja fungsi jantung bisa mengalami penurunan yang cukup signifikan bila mengalami keadaan lain yang mampu mempengaruhi fungsi kerja jantung. Padahal, jantung sendiri merupakan salah satu organ yang paling vital dalam tubuh manusia. Oleh karenanya, penting untuk melakukan upaya untuk menjaga kondisi jantung ini tetap sehat. 

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung adalah melalui pola makan yang baik (diet sehat dan seimbang). Buah-buahan merupakan salah satu komponen penting dalam pola makan yang baik, yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung. Dalam artikel ini, Kavacare akan membahas berbagai jenis buah yang baik untuk jantung serta buah yang harus dihindari.

Buah yang Baik untuk Jantung 

Beberapa kandungan gizi yang baik untuk jantung sehat yang telah disebutkan diatas dapat ditemukan secara melimpah dalam buah-buahan. Berikut ini adalah macam-macam buah yang baik untuk jantung atau buah untuk pasien penyakit jantung yang bisa Anda masukkan ke dalam menu diet sehat Anda.

1. Buah Beri 

Buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry adalah kelompok buah yang baik untuk jantung yang kaya akan nutrisi penting dalam kesehatan jantung. Jenis buah ini mengandung antioksidan yang melindungi dari stres oksidatif dan peradangan yang dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit jantung. 

2. Alpukat

Buah yang baik untuk jantung selanjutnya adalah alpukat karena merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal. Konsumsi buah ini, telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol dan penurunan risiko penyakit jantung. Selain lemak tak jenuh tunggal, alpukat juga mengandung potasium yang baik untuk mengelola tekanan darah. Namun, hindari makan alpukat secara berlebihan karena alpukat juga tinggi kalori.

3. Apel

Selain mampu menurunkan kolesterol total, apel mengandung prebiotik yang juga dapat berkontribusi membantu melindungi jantung. Prebiotik berfungsi sebagai asupan makanan untuk menunjang pertumbuhan bakteri baik (probiotik) yang bertempat di usus. Selain berpotensi mencegah berkembangnya berbagai penyakit usus, probiotik dan prebiotik juga dapat memperbaiki gangguan metabolisme, termasuk obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.

4. Anggur Merah

Mengandung polifenol yang tinggi, anggur merah menjadi salah satu buah yang baik untuk pasien penyakit jantung. Polifenol yang ditemukan dalam anggur telah terbukti bermanfaat dalam mengobati penyakit kardiovaskular dan diabetes dengan mengurangi stres oksidatif, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan.

5. Pepaya

Pepaya juga menjadi rekomendasi jenis buah untuk pasien penyakit jantung karena pepaya kaya akan nutrisi seperti potasium, antioksidan vitamin A dan vitamin C, serta serat. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, potasium baik untuk tekanan darah. Serat dalam pepaya dapat membantu menjaga pencernaan yang sehat dan mengurangi risiko peradangan dalam tubuh dan membuat Anda tetap sehat.

Sementara itu, kekurangan vitamin A dan C telah dikaitkan dengan kelainan kardiovaskular. Yang mana asupan yang cukup vitamin ini diklaim dapat mengurangi risiko kardiovaskular penyakit jantung, tekanan darah tinggi, aterosklerosis, serangan jantung, dan gagal jantung.

Buah yang Harus Dihindari 

Ada juga jenis buah yang umumnya harus Anda hindari untuk mencegah masalah jantung. Berikut beberapa diantaranya:

1. Buah Tinggi Kalori

Buah-buahan berkalori tinggi seperti pisang tidak dianjurkan sebagai bagian dari makanan sehari-hari pasien penyakit jantung. Meskipun pisang mengandung karbohidrat, serat, dan kalium yang baik untuk tubuh. Akan tetapi, penderita penyakit jantung perlu berhati-hati dalam mengonsuminya karena tingginya kandungan kalori dan gula di dalam pisang. 

2. Buah Kalengan

Hindari buah kalengan atau buah dalam kemasan karena seringkali mengandung gula tambahan yang digunakan sebagai bahan pengawet dan pemanis. Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk obesitas, diabetes, dan hipertensi.

Kandungan Gizi yang Baik untuk Jantung

Berikut ini adalah beberapa zat gizi yang baik untuk jantung dan kecukupannya perlu lebih diperhatikan untuk menjaga jantung tetap sehat. 

1. Potasium

Potasium adalah salah satu mineral penting yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Mineral yang juga disebut sebagai kalium ini, juga memiliki peran dalam mencegah berbagai penyakit termasuk penyakit jantung, pembuluh darah, dan stroke. 

Salah satu peran utamanya yaitu membantu mengatur tekanan darah. Potasium membantu melawan efek natrium, yang cenderung meningkatkan tekanan darah. Dengan mengontrol tekanan darah, potasium dapat mengurangi risiko hipertensi yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Ketika tekanan darah tetap dalam rentang normal, beban kerja jantung pun menjadi lebih ringan.

2. Serat

Untuk menjaga kesehatan jantung seringkali disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi serat. Serat memiliki peran yang amat penting bagi tubuh yang pada dasarnya makanan yang mengandung serat akan membantu Anda merasa lebih kenyang. Ada dua kategori utama serat makanan yaitu larut dan tidak larut. 

Serat larut, seperti yang terdapat dalam sayuran dan buah yang baik untuk jantung dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat (LDL) dalam usus. Dengan mengurangi kadar LDL, serat membantu mencegah pembentukan plak didalam arteri, yang dapat mengakibatkan penyumbatan arteri koroner dan serangan jantung.

3. Antioksidan

Antioksidan seperti vitamin A, C dan E dapat melindungi sel-sel jantung dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil dan dapat merusak sel-sel tubuh, termasuk sel-sel dalam dinding arteri. Sehingga mengonsumsinya dapat mengurangi berbagai faktor risiko penyakit jantung.

4. Omega-3 

Omega-3 adalah jenis asam lemak sehat yang ditemukan dalam makanan seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, dan minyak ikan. Omega-3 memiliki peran dalam membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah, trigliserida, dan kolesterol. Selain itu, asam lemak ini dapat menjaga ritme jantung yang sehat, mengurangi risiko aritmia (ketidakaturan detak jantung) dan serangan jantung.

5. Magnesium

Magnesium adalah mineral yang berperan dalam kontraksi otot, termasuk otot jantung dengan berinteraksi dengan kalsium. Ini membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah. Selain itu, magnesium juga memainkan peran penting dalam pompa natrium dan kalium, enzim yang terlibat dalam menghasilkan impuls listrik yang menjadi komponen penting dari bagaimana fungsi sistem kardiovaskular.

Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai asupan buah untuk kesehatan jantung, jangan ragu untuk segera menghubungi kami di nomor Whatsapp 0877-8777-8614. Kami menyediakan layanan homecare untuk pendampingan di rumah, telekonsultasi seputar penyakit jantung, atau persiapan berobat jantung di dalam negeri atau luar negeri.

Sumber:

  1. 17 Incredibly Heart-Healthy Foods. https://www.healthline.com/nutrition/heart-healthy-foods. Diakses 23 September 2023. 
  2. The 5 Best Fruits to Help Improve Your Heart Health. https://www.eatingwell.com/article/8032022/best-fruits-for-heart-health. Diakses 23 September 2023. 
  3. Magnesium and Heart Health: What You Need to Know. https://www.healthline.com/health/heart-health/magnesium-heart-health-what-to-know. Diakses 23 September 2023.  
  4. 21 Foods for a Healthy Heart. https://www.health.com/condition/heart-disease/22-heart-healthy-foods-to-start-eating-asap. Diakses 23 September 2023. 
  5. Suffering From Heart Disease? Here Are Foods You Should Avoid. https://www.thehealthsite.com/diseases-conditions/suffering-from-heart-disease-here-are-foods-you-should-avoid-209487. Diakses 23 September 2023.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

× Hubungi Via WhatsApp