Operasi Jantung

manfaat yoga untuk jantung

3 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Apa Itu Yoga?

Yoga adalah praktik kuno dari India yang menyeimbangkan gerakan dan pengaturan napas untuk meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan cara menggabungkan pose fisik, pernapasan terkontrol, dan meditasi atau relaksasi. Praktik yoga bertujuan untuk mencapai sistem harmonisasi tubuh, pikiran, dan jiwa untuk mendapatkan ketenangan dan kebebasan batin*. Meskipun yoga seringkali mengingatkan kita pada praktik melenturkan tubuh, sesungguhnya yoga lebih dari sekadar kegiatan peregangan dan berdiri dengan kedua tangan. Praktik-praktik yoga yang memiliki berbagai macam jenis berbeda, dapat menghasilkan perkembangan yang cukup signifikan pada faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan jantung, seperti menurunkan tekanan darah, tidur lebih nyenyak, dan mengurangi peradangan yang merusak arteri.

Bagaimana yoga bekerja dalam memberikan manfaat pada kesehatan jantung Anda? Berikut ini penjelasan singkat yang dapat Anda simak untuk mempertimbangkan olahraga yoga sebagai upaya dalam mengelola kesehatan jantung Anda.

Berbagai Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Membicarakan yoga, selain berkaitan dengan peregangan tubuh, juga erat hubungannya dengan proses meditasi dan relaksasi dalam praktiknya. Ketika sedang berada di dalam situasi stres, salah satu langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menenangkan diri biasanya adalah mengatur pola napas. Yoga merupakan praktik melatih pernapasan yang berfokus pada cara menghirup dan menghembuskan napas dengan benar hingga Anda dapat merasa rileks. Ketika Anda bisa merasa rileks, maka terdapat banyak manfaat yang akan Anda rasakan pada kesehatan jantung Anda.

1. Mengontrol Tekanan Darah

Stres yang terjadi pada kondisi emosional Anda dapat menyebabkan serangkaian hal yang berdampak pada fisik, seperti pelepasan hormon kortisol dan adrenalin, yang dapat mempersempit pembuluh darah arteri dan meningkatkan tekanan darah yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Dengan melakukan praktik yoga yang banyak melatih pernapasan dalam dan relaksasi, akan berdampak pada turunnya detak jantung dan tekanan darah. 

Pada sebuah temuan tahun 2017, disebutkan bahwa sejumlah laki-laki dan perempuan yang mempraktikkan yoga secara rutin selama 1 bulan berhasil menurunkan body mass of index (BMI) dan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik*.

2. Mengontrol Kolesterol dan Gula Darah

Yoga, seperti bentuk olahraga lainnya, dapat memperbaiki kadar kolesterol dan gula darah dengan meningkatkan sistem metabolisme dalam tubuh. Stres yang terjadi berulang secara terus-menerus diketahui dapat menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang kemudian dapat menyebabkan obesitas dan resistensi insulin.

Peningkatan kortisol juga dikaitkan dengan dislipidemia. Dislipidemia biasanya berhubungan dengan kelainan pada lipolisis; metabolisme trigliserida dan asam lemak bebas berubah jika terjadi resistensi insulin. Yoga telah dilaporkan menurunkan kadar adrenalin dan mengurangi hormon kortisol. 

Penelitian yang dilakukan pada pasien diabetes tipe 2 selama 3 bulan, menunjukkan bahwa latihan yoga dapat menurunkan kolesterol total, trigliserida, kolesterol ‘jahat’ LDL, dan meningkatkan kolesterol ‘baik’ HDL.

3. Membantu Proses untuk Berhenti Merokok

Merokok adalah salah satu faktor risiko terbesar penyakit jantung. Untuk menjaga kesehatan jantung, banyak orang diminta untuk mengurangi bahkan berhenti merokok. Dengan melakukan yoga, beberapa perokok dalam upayanya untuk berhenti dapat terbantu mencapai tujuannya.

Meskipun sebagian besar partisipan tidak berhenti merokok, terdapat penurunan signifikan konsumsi rokok harian mereka pada penelitian yang dilakukan tahun 2018*. Mereka yang merokok lebih sedikit pada awal penelitian memiliki kemungkinan lebih besar untuk berhenti ketika mempraktikkan yoga, dan perokok berat pun mungkin mengurangi konsumsi rokok, sebuah langkah positif menuju peningkatan kesehatan hingga pada akhirnya dapat benar-benar berhenti merokok.

Tips Olahraga Yoga untuk Pemula

Bila Anda belum terbiasa sama sekali pada latihan yoga, carilah kelas untuk pemula yang ringan, terlebih bila Anda berusia di atas 65 tahun atau memiliki kondisi medis tertentu. Berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat Anda perhatikan ketika hendak memulai olahraga yoga sebagai pemula.

Menerima Bahwa Anda Seorang Pemula

Saat memulai latihan yoga, ingatlah bahwa tidak apa-apa bila Anda memang seorang pemula. Jika Anda merasa frustrasi dan kesulitan mengikuti pose yang benar, ingatlah bahwa Anda masih berada di tahap awal dan menyesuaikan tubuh untuk hal yang baru memang membutuhkan waktu.

Mulai dengan Perlahan

Ada berbagai kelas yoga yang menggunakan gerakan-gerakan cukup cepat untuk meningkatkan kebugaran dan kekuatan, tetapi justru rawan menimbulkan cedera bila Anda belum terbiasa dengan berbagai postur dan transisinya. Bersabarlah selama beberapa minggu pertama latihan, dan pilih kelas yang bertempo sedikit lebih lambat sehingga Anda dapat menemukan keselarasan gerakan lebih dulu.

Bernapas dengan Benar

Ketika Anda berada dalam kondisi atau postur yang sangat sulit untuk seimbang, Anda mungkin akan lupa caranya bernapas dengan benar, seperti terlalu cepat atau tidak selaras dengan gerakan. Saat kita bernapas dengan tenang dan santai, kita mengirimkan pesan ke tubuh dan otak bahwa semuanya baik-baik saja. Hal ini membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan rasa aman.

Memakai Matras yang Sesuai

Siapkan matras yoga yang tidak membuat tangan dan kaki Anda terpeleset dan pilih matras yang tidak terlalu tebal atau licin. Hal ini akan membantu Anda merasa jauh lebih percaya diri dan fokus selama latihan yoga tanpa harus terganggu akibat insiden kecil, seperti tergelincir dan terpeleset.

Perhatikan Fondasi

Fondasi tubuh Anda sangatlah penting. Rentangkan jari tangan dan kaki Anda dengan benar untuk menciptakan landasan penyangga karena seluruh struktur postur tubuh bergantung pada penempatan tangan dan kaki.

Perhatikan Otot Inti

Otot inti yang kuat tidak hanya membantu Anda merasa lebih bertenaga, tetapi juga membuat latihan yoga lebih mudah dan menyenangkan. Semakin kuat otot inti tubuh Anda di bagian perut, semakin kecil kemungkinan cedera dan semakin besar kemungkinan Anda dapat fokus untuk menenangkan pikiran selama melakukan yoga.

Olahraga yoga bukan hanya sesuatu yang bisa kita lakukan di atas matras saja karena ini merupakan proses seumur hidup. Perhatian, pernafasan, kepercayaan diri, kekuatan, pelepasan ekspektasi, fokus dan kehadiran yang kita bangun di setiap kelas yoga dapat diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari, yang berarti kita mendapatkan manfaat dari yoga sepanjang hari, termasuk kesehatan jantung kita.

Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai yoga untuk penyakit jantung, jangan ragu untuk segera menghubungi kami di nomor Whatsapp 0877-8777-8614. Kami menyediakan layanan homecare untuk pendampingan di rumah, telekonsultasi seputar penyakit jantung, atau persiapan berobat jantung di dalam negeri atau luar negeri.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

Sumber:

  1. Yoga Practice Improves the Body Mass Index and Blood Pressure: A Randomized Controlled Trial – PMC.
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3861018/. Diakses 30 Oktober 2023.
  3. Yoga as a Complementary Therapy for Smoking Cessation: Results From BreathEasy, a Randomized Clinical Trial – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6821291/. Diakses 30 Oktober 2023.
  4. The Yoga-Heart Connection | Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/the-yoga-heart-connection#:~:text=Yoga%20as%20Heart%20Booster,it%20a%20useful%20lifestyle%20intervention. Diakses 30 Oktober 2023.
  5. Is yoga heart-healthy? It’s no stretch to see benefits, science suggests. https://www.heart.org/en/news/2019/04/12/is-yoga-heart-healthy-its-no-stretch-to-see-benefits-science-suggests. Diakses 30 Oktober 2023.
  6. How yoga may enhance heart health. https://www.health.harvard.edu/heart-health/how-yoga-may-enhance-heart-health. Diakses 30 Oktober 2023.Top 10 tips for beginner yogis – Ekhart Yoga. https://www.ekhartyoga.com/articles/practice/top-10-tips-for-beginner-yogis. Diakses 31 Oktober 2023.
× Hubungi Via WhatsApp