Operasi Jantung

Pantangan Makanan

buah untuk kesehatan jantung

5 Buah untuk Kesehatan Jantung

Kinerja fungsi jantung bisa mengalami penurunan yang cukup signifikan bila mengalami keadaan lain yang mampu mempengaruhi fungsi kerja jantung. Padahal, jantung sendiri merupakan salah satu organ yang paling vital dalam tubuh manusia. Oleh karenanya, penting untuk melakukan upaya untuk menjaga kondisi jantung ini tetap sehat. 

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung adalah melalui pola makan yang baik (diet sehat dan seimbang). Buah-buahan merupakan salah satu komponen penting dalam pola makan yang baik, yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung. Dalam artikel ini, Kavacare akan membahas berbagai jenis buah yang baik untuk jantung serta buah yang harus dihindari.

Buah yang Baik untuk Jantung 

Beberapa kandungan gizi yang baik untuk jantung sehat yang telah disebutkan diatas dapat ditemukan secara melimpah dalam buah-buahan. Berikut ini adalah macam-macam buah yang baik untuk jantung atau buah untuk pasien penyakit jantung yang bisa Anda masukkan ke dalam menu diet sehat Anda.

1. Buah Beri 

Buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry adalah kelompok buah yang baik untuk jantung yang kaya akan nutrisi penting dalam kesehatan jantung. Jenis buah ini mengandung antioksidan yang melindungi dari stres oksidatif dan peradangan yang dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit jantung. 

2. Alpukat

Buah yang baik untuk jantung selanjutnya adalah alpukat karena merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal. Konsumsi buah ini, telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol dan penurunan risiko penyakit jantung. Selain lemak tak jenuh tunggal, alpukat juga mengandung potasium yang baik untuk mengelola tekanan darah. Namun, hindari makan alpukat secara berlebihan karena alpukat juga tinggi kalori.

3. Apel

Selain mampu menurunkan kolesterol total, apel mengandung prebiotik yang juga dapat berkontribusi membantu melindungi jantung. Prebiotik berfungsi sebagai asupan makanan untuk menunjang pertumbuhan bakteri baik (probiotik) yang bertempat di usus. Selain berpotensi mencegah berkembangnya berbagai penyakit usus, probiotik dan prebiotik juga dapat memperbaiki gangguan metabolisme, termasuk obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.

4. Anggur Merah

Mengandung polifenol yang tinggi, anggur merah menjadi salah satu buah yang baik untuk pasien penyakit jantung. Polifenol yang ditemukan dalam anggur telah terbukti bermanfaat dalam mengobati penyakit kardiovaskular dan diabetes dengan mengurangi stres oksidatif, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan.

5. Pepaya

Pepaya juga menjadi rekomendasi jenis buah untuk pasien penyakit jantung karena pepaya kaya akan nutrisi seperti potasium, antioksidan vitamin A dan vitamin C, serta serat. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, potasium baik untuk tekanan darah. Serat dalam pepaya dapat membantu menjaga pencernaan yang sehat dan mengurangi risiko peradangan dalam tubuh dan membuat Anda tetap sehat.

Sementara itu, kekurangan vitamin A dan C telah dikaitkan dengan kelainan kardiovaskular. Yang mana asupan yang cukup vitamin ini diklaim dapat mengurangi risiko kardiovaskular penyakit jantung, tekanan darah tinggi, aterosklerosis, serangan jantung, dan gagal jantung.

Buah yang Harus Dihindari 

Ada juga jenis buah yang umumnya harus Anda hindari untuk mencegah masalah jantung. Berikut beberapa diantaranya:

1. Buah Tinggi Kalori

Buah-buahan berkalori tinggi seperti pisang tidak dianjurkan sebagai bagian dari makanan sehari-hari pasien penyakit jantung. Meskipun pisang mengandung karbohidrat, serat, dan kalium yang baik untuk tubuh. Akan tetapi, penderita penyakit jantung perlu berhati-hati dalam mengonsuminya karena tingginya kandungan kalori dan gula di dalam pisang. 

2. Buah Kalengan

Hindari buah kalengan atau buah dalam kemasan karena seringkali mengandung gula tambahan yang digunakan sebagai bahan pengawet dan pemanis. Mengonsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk obesitas, diabetes, dan hipertensi.

Kandungan Gizi yang Baik untuk Jantung

Berikut ini adalah beberapa zat gizi yang baik untuk jantung dan kecukupannya perlu lebih diperhatikan untuk menjaga jantung tetap sehat. 

1. Potasium

Potasium adalah salah satu mineral penting yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Mineral yang juga disebut sebagai kalium ini, juga memiliki peran dalam mencegah berbagai penyakit termasuk penyakit jantung, pembuluh darah, dan stroke. 

Salah satu peran utamanya yaitu membantu mengatur tekanan darah. Potasium membantu melawan efek natrium, yang cenderung meningkatkan tekanan darah. Dengan mengontrol tekanan darah, potasium dapat mengurangi risiko hipertensi yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Ketika tekanan darah tetap dalam rentang normal, beban kerja jantung pun menjadi lebih ringan.

2. Serat

Untuk menjaga kesehatan jantung seringkali disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi serat. Serat memiliki peran yang amat penting bagi tubuh yang pada dasarnya makanan yang mengandung serat akan membantu Anda merasa lebih kenyang. Ada dua kategori utama serat makanan yaitu larut dan tidak larut. 

Serat larut, seperti yang terdapat dalam sayuran dan buah yang baik untuk jantung dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat (LDL) dalam usus. Dengan mengurangi kadar LDL, serat membantu mencegah pembentukan plak didalam arteri, yang dapat mengakibatkan penyumbatan arteri koroner dan serangan jantung.

3. Antioksidan

Antioksidan seperti vitamin A, C dan E dapat melindungi sel-sel jantung dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil dan dapat merusak sel-sel tubuh, termasuk sel-sel dalam dinding arteri. Sehingga mengonsumsinya dapat mengurangi berbagai faktor risiko penyakit jantung.

4. Omega-3 

Omega-3 adalah jenis asam lemak sehat yang ditemukan dalam makanan seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, dan minyak ikan. Omega-3 memiliki peran dalam membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah, trigliserida, dan kolesterol. Selain itu, asam lemak ini dapat menjaga ritme jantung yang sehat, mengurangi risiko aritmia (ketidakaturan detak jantung) dan serangan jantung.

5. Magnesium

Magnesium adalah mineral yang berperan dalam kontraksi otot, termasuk otot jantung dengan berinteraksi dengan kalsium. Ini membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah. Selain itu, magnesium juga memainkan peran penting dalam pompa natrium dan kalium, enzim yang terlibat dalam menghasilkan impuls listrik yang menjadi komponen penting dari bagaimana fungsi sistem kardiovaskular.

Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai asupan buah untuk kesehatan jantung, jangan ragu untuk segera menghubungi kami di nomor Whatsapp 0877-8777-8614. Kami menyediakan layanan homecare untuk pendampingan di rumah, telekonsultasi seputar penyakit jantung, atau persiapan berobat jantung di dalam negeri atau luar negeri.

Sumber:

  1. 17 Incredibly Heart-Healthy Foods. https://www.healthline.com/nutrition/heart-healthy-foods. Diakses 23 September 2023. 
  2. The 5 Best Fruits to Help Improve Your Heart Health. https://www.eatingwell.com/article/8032022/best-fruits-for-heart-health. Diakses 23 September 2023. 
  3. Magnesium and Heart Health: What You Need to Know. https://www.healthline.com/health/heart-health/magnesium-heart-health-what-to-know. Diakses 23 September 2023.  
  4. 21 Foods for a Healthy Heart. https://www.health.com/condition/heart-disease/22-heart-healthy-foods-to-start-eating-asap. Diakses 23 September 2023. 
  5. Suffering From Heart Disease? Here Are Foods You Should Avoid. https://www.thehealthsite.com/diseases-conditions/suffering-from-heart-disease-here-are-foods-you-should-avoid-209487. Diakses 23 September 2023.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

Menu Diet untuk Penyakit Jantung

Menu Diet untuk Pasien Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, bahkan angka kasus penyakit ini terus naik, dari 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018. Faktor penyebab utama dari penyakit jantung ini sendiri adalah hipertensi, obesitas, merokok, diabetes melitus, dan kurang aktivitas fisik.

Dapat disimpulkan, bahwa penyakit jantung juga merupakan penyakit yang terkait dengan pola makan seseorang. Oleh karena itu, sangat diperlukan kesadaran mengenai menu diet untuk penyakit jantung.

Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Salah satu cara untuk menjaga berat badan seimbang adalah menjaga pola makan Anda. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga porsi makan harian Anda.

  • Mulailah dengan konsumsi kalori yang Anda makan dan minum untuk menjaga berat badan seimbang. Jumlah kalori ini bergantung pada usia, gender, dan tingkat aktivitas fisik Anda sehari-hari.
  • Meningkatkan jumlah dan intensitas aktivitas fisik untuk membakar lebih banyak kalori.
  • Targetkan sekurang-kurangnya 150 menit aktivitas fisik yang biasa atau 75 menit aktivitas fisik yang keras, atau kombinasi keduanya, setiap minggu.
  • Menentukan menu diet untuk penyakit jantung agar dapat memastikan jumlah harian nutrisi yang Anda konsumsi.

Diet DASH untuk Penyakit Jantung

DASH adalah singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension. Ini merupakan metode diet atau pola makan sehat untuk membantu pasien penyakit jantung dan masalah kardiovaskuler lainnya. Pola makan DASH membantu mengurangi tekanan darah dan tingkat kolesterol.

Prinsip diet DASH adalah konsumsi lemak dan kolesterol dengan lemak jenuh rendah serta kaya akan protein, vitamin, serat, dan mineral. Ini termasuk sayur, buah, ikan, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, hingga olahan susu rendah lemak. 

Diet DASH terbagi menjadi dua jenis, yaitu DASH standar (maksimal sodium 2300 mg per hari) dan DASH di bawah standar (maksimal sodium 1500 mg per hari). Aturan diet yaitu makan tiga kali sehari sebanyak 2000 kalori per harinya

Di bawah ini adalah langkah melakukan Diet DASH untuk penderita penyakit jantung:

  1. Konsumsi gandum utuh
  2. Mengganti nasi putih dengan nasi merah
  3. Ganti pasta biasa dengan pasta gandum utuh
  4. Ganti roti tawar biasa dengan roti gandum tanpa topping 
  5. Perbanyak sayur dan buah yang kaya magnesium dan potasium.

Makanan yang Baik untuk Pasien Penyakit Jantung

Untuk mencegah kemungkinan terburuk dari penyakit jantung, pasien penderita penyakit jantung perlu menjaga pola makan. Makanan-makanan di bawah ini perlu dipertimbangkan pada menu diet untuk pasien penyakit jantung.

1. Ikan Berminyak

Jenis-jenis ikan seperti makarel, sarden, tuna, dan salmon mengandung asam lemak omega-3. Tipe lemak ini telah terbukti menurunkan trigliserida (salah satu jenis lemak dalam darah) dan meningkatkan tingkat kolesterol High-Density Lipoprotein (HDL), yang selanjutnya dapat mengurangi risiko kecenderungan darah untuk menggumpal dan menyumbat pembuluh darah.

2. Minyak Sayur

Ada minyak-minyak sayur yang biasa dipakai untuk memasak mengandung zat-zat yang dapat menurunkan kolesterol Low-Density Lipoprotein (LDL). Minyak tersebut adalah minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari yang mengandung asam lemak omega-6. Minyak kanola dan minyak zaitun mengandung asam lemak omega-3.

3. Buah dan Sayur

Kedua makanan yang memang menjadi sumber nutrisi ini memiliki kandungan serat, kalium, dan mikronutrien lain, seperti antioksidan dapat melindungi Anda dari penyakit jantung. Keduanya merupakan makanan tinggi serat yang dapat membantu sistem pencernaan serta mengurangi penyerapan kolesterol atau lemak dalam makanan yang dikonsumsi.

Tidak hanya itu, buah dan sayur merupakan sumber folat yang dapat membantu menurunkan tingkat asam amino homosistein dalam darah yang biasanya berhubungan dengan meningkatnya resiko penyakit jantung.

4. Gandum Utuh

Kandungan makanan kaya serat dari gandum utuh, misalnya pada sereal, berhubungan dengan berkurangnya kolesterol low-density lipoprotein (LDL) yang meningkatkan resiko penyakit jantung. Makanan dengan serat yang mudah larut, seperti oat, barley, polong-polongan, sayur, dan buah, dapat membantu menurunkan tingkat trigliserida dan glukosa dalam darah. 

5. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Makanan jenis ini kaya akan protein nabati, serat, lemak yang sehat, dan mikronutrien yang membantu menurunkan resiko penyakit jantung. Namun, konsumsi kacang-kacangan perlu diperhatikan karena memiliki rsiko peningkatan asam urat

6. Teh

Beberapa penelitian menyatakan bahwa kandungan antioksidan dalam teh dapat mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah arteri. Teh juga berperan sebagai zat yang mencegah penggumpalan darah dan memperbaiki pengembangan pembuluh darah untuk memperlancar aliran darah yang dapat mencegah penyakit jantung.

7. Makanan Kaya Vitamin E

Alpokat, sayur-sayuran hijau, minyak sayur, dan produk gandum utuh. Vitamin E terbukti bersifat kardioprotektif pasien yang menjalani hemodialisis atau memiliki diabetes.

8. Bawang Putih

Salah satu kandungan bawang putih segar, yaitu alisin, telah ditemukan menurunkan tingkat kolesterol total dan LDL dalam darah yang menurunkan resiko penyakit jantung.

9. Makanan Kaya dengan Sterol

Asupan per hari dari 2-3 gram fitosterol atau stanol menurunkan tingkat kolesterol LDL hingga hampir 10% pada orang yang sehat dan yang mempunyai kolesterol tinggi atau diabetes.

Makanan yang Perlu Dihindari Pasien Penyakit Jantung

Penyakit jantung mempunyai kaitan erat dengan penyakit yang berhubungan dengan ketidakseimbangan nutrisi, seperti tingkat kolesterol dan hipertensi. Oleh karena itu, menurunkan resiko penyakit jantung berhubungan erat pula dengan menjaga berat badan yang sehat dan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

1. Lemak Saturasi

Lemak dalam darah mengandung kolesterol LDL dan HDL. LDL, atau yang biasa dikenal dengan kolesterol jahat, dapat mengarah pada plak yang menumpuk dalam arteri. Sedangkan HDL mengurangi kolesterol di tubuh dan mencegah plak tersebut menumpuk. 

Lemak ini cenderung meningkatkan kolesterol darah, walaupun masih aman dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Rekomendasi untuk konsumsi lemak saturasi adalah kurang dari 6% dari total kalori harian.

2. Lemak Trans

Seperti halnya lemak saturasi, lemak trans cenderung meningkatkan LDL dalam darah, tetapi mereka juga cenderung mengurangi tingkat HDL. Lemak trans ada pada minyak nabati yang diproses menjadi margarin, minyak untuk menggoreng, dan mentega putih. Lemak trans juga terdapat pada makanan yang digoreng, biskuit, produk bakeri, dan makanan mengandung susu dan daging hewan memamah biak.

Garam

Garam berhubungan dengan hipertensi, yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Pasalnya, garam ini tidak hanya terdapat pada lauk yang Anda makan, tetapi dari semua jenis makanan yang ada di meja, tetapi juga dari semua makanan ringan yang Anda konsumsi, bahkan yang manis. 

Kurangi konsumsi garam ini dengan mengurangi jumlah makanan yang diproses dan makanan siap saji. Anda bisa menggunakan bumbu dan rempah untuk penambah rasa makanan.

Jumlah garam yang dapat dikonsumsi oleh orang dewasa yang sehat tidak lebih dari 2.300 mg per hari. Jumlah ini kira-kira setara dengan satu sendok teh garam. Namun, kebanyakan orang dewasa idealnya perlu membatasi konsumsi garam hingga hanya 1.500 mg per hari.

Buah dan Sayuran Tertentu

Walaupun buah dan sayuran umumnya merupakan makanan sehat, tetapi ada beberapa jenis sayuran yang perlu dihindari bagi penderita penyakit jantung. Salah satunya yang mengandung gas, seperti kol, lobak, dan nangka muda. Beberapa buah, seperti nangka masak, durian, alpukat juga perlu dibatasi, walaupun masih dapat dikonsumsi.

Dengan mengetahui makanan-makanan yang sehat dan yang tidak sehat untuk jantung, Anda dapat mulai menentukan menu diet yang tepat. Jika Anda atau orang terkasih membutuhkan pendampingan medis profesional terkait menu diet dan pola makan pasien penyakit jantung, Anda bisa menghubungi OperasiJantung.id di nomor Whatsapp 0877-8777-8614. Kami menyediakan layanan homecare untuk pendampingan di rumah, telekonsultasi seputar penyakit jantung, atau persiapan berobat jantung di dalam negeri atau luar negeri.

(Artikel ini telah direview oleh dr. Keyvan Fermitaliansyah, Care Pro & Dokter Umum di Kavacare)

Sumber:

  1. Diet and heart disease risk. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/heart-disease-and-food diakses pada tanggal 18 Januari 2023.
  2. Diet Sehat untuk Penderita Jantung Koroner. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20220929/0541166/penyakit-jantung-penyebab-utama-kematian-kemenkes-perkuat-layanan-primer/ diakses pada tanggal 18 Januari 2023.
  3. Hubungan Asam Lemak Trans Dengan Risiko Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah. https://journal.untar.ac.id/index.php/ebers_papyrus/article/view/711 diakses pada tanggal 18 Januari 2023.
  4. Heart-healthy diet: 8 steps to prevent heart disease. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/heart-healthy-diet/art-20047702 diakses pada tanggal 18 Januari 2023.
  5. The American Heart Association Diet and Lifestyle Recommendations. https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/nutrition-basics/aha-diet-and-lifestyle-recommendations diakses pada tanggal 18 Januari 2023.
  6. Diet Hipertensi / Darah Tinggi (DASH Diet) https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/96/diet-hipertensi-darah-tinggi-dash-diet diakses pada tanggal 12 September 2023.
  7. Vitamin E in the prevention of cardiovascular disease: the importance of proper patient selection https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3735930/ diakses pada tanggal 12 September 2023.
Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Pilihan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Untuk pasien dengan kelainan jantung, ada banyak hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan kesehatannya. Dimulai dari pola makan, kebutuhan olahraga yang cukup hingga aktivitas lainnya agar tidak memberatkan kerja jantung. 

Dalam artikel ini akan dibahas peran penting makanan dalam meningkatkan maupun mengurangi risiko penyakit jantung. Selain informasi tersebut, Anda juga dapat menemukan pilihan makanan untuk pasien jantung yang bisa digunakan dalam diet sehari-hari dengan gizi seimbang.

Tentang Gangguan Jantung

Penyakit jantung adalah gangguan yang terjadi ketika jantung tidak dapat melakukan fungsinya sebagai organ tubuh seperti seharusnya. Istilah penyakit jantung merujuk pada beberapa kondisi yang mempengaruhi kinerja jantung hingga berada di bawah normal. Penyakit jantung dapat terjadi pada bagian katup jantung, pembuluh darah jantung, maupun otot jantung. Penyebab penyakit jantung juga beragam, dimulai dari pola hidup tidak sehat hingga bawaan genetik.

Setiap jenis penyakit jantung memiliki gejala dan perawatannya masing-masing. Pada kasus tertentu, perubahan pola hidup dengan didukung obat-obatan sudah bisa memberikan dampak besar untuk memperbaiki kondisi kesehatan pasien. Namun pada kasus lain, tindakan berupa operasi mungkin perlu dilakukan untuk memastikan jantung dapat bekerja dengan lebih baik.

Tipe-Tipe Gangguan Jantung

Beberapa tipe gangguan jantung antara lain: 

  • Penyakit jantung koroner, penyempitan/pengerasan pada pembuluh darah jantung
  • Aritmia, gangguan irama detak jantung
  • Gangguan jantung bawaan (genetik), kondisi jantung sudah mengalami kelainan sejak lahir
  • Kardiomiopati, kelainan pada otot jantung (menebal dan kaku)
  • Penyakit katup jantung, salah satu atau keempat katup jantung memiliki kelainan (lebih sempit, tidak menutup sempurna, bocor) yang mengganggu kerja jantung secara menyeluruh
  • Gagal jantung, kondisi jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh karena terlalu lemah
  • Endokarditis, infeksi yang menyerang katup dan jaringan pelapis dinding jantung

Gejala Gangguan Jantung

Beberapa gejala yang dapat mengindikasikan adanya gangguan jantung:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada 
  • Detak jantung terasa cepat/lambat
  • Pembengkakan di kaki, tungkai, maupun sekitar leher
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Lemas
  • Pingsan

Penyebab Gangguan Jantung

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita gangguan jantung. Faktor tersebut di antaranya:

  • Usia. Semakin bertambahnya umur, risiko kerusakan atau penyempitan arteri jantung dan melemahnya otot jantung pun meningkat.
  • Jenis kelamin. Laki-laki secara umum lebih berisiko terkena gangguan jantung. Perempuan lebih berisiko terkena gangguan jantung setelah menopause.
  • Riwayat keluarga. Keluarga dengan riwayat penyakit jantung berpotensi meningkatkan risiko terkena penyakit jantung pada keturunannya.
  • Merokok
  • Pola makan tidak sehat. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan lemak, kolesterol, garam, dan gula dapat meningkatkan risiko menderita penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan penebalan pada arteri jantung yang menganggu aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh.
  • Kolesterol tinggi. Kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyempitan pembuluh darah yang dapat memicu serangan jantung
  • Diabetes mellitus (kencing manis)
  • Obesitas
  • Kurang berolahraga
  • Stress
  • Kesehatan gigi yang buruk. Gigi dan gusi yang tidak sehat memudahkan bakteri masuk ke aliran darah yang dapat menyebabkan endokarditis. 

Perawatan untuk Pasien Jantung

Perawatan untuk pasien jantung disesuaikan kembali dengan tipe gangguan yang diderita. Seperti yang sudah disebutkan di atas, perawatan pasien jantung dapat bervariasi dari perubahan pola hidup hingga tindakan operasi.

Selain penyakit jantung bawaan, beberapa tindakan pencegahan dapat dilakukan untuk mencegah penyakit jantung. Beberapa tindakan pencegahan itu diantaranya:

  • Tidak merokok
  • Kurangi konsumsi garam dan lemak jenuh
  • Olahraga setidaknya 30 menit tiap beberapa hari, seperti berjalan kaki atau jogging
  • Jaga berat badan ideal
  • Kurangi dan kelola stress
  • Kontrol tekanan darah, tingkat kolesterol, dan kadar gula darah dalam batas normal
  • Jaga pola tidur. Bagi orang dewasa, usahakan untuk mendapat waktu tidur 7-9 jam per hari.

Makanan dan Gizi yang Diperlukan Pasien Jantung

Memilih makanan untuk pasien jantung memerlukan ketelitian. Selain memastikan nutrisi yang tersedia tetap seimbang, variasi rasa, tekstur dan warna makanan juga bisa harus diperhatikan. Makanan untuk pasien jantung tidak berarti harus tawar maupun memiliki tampilan yang pucat.

Penting diingat bahwa makanan untuk pasien jantung berperan dalam  menjaga dan mencegah kondisi pasien agar tidak semakin menurun. Makanan untuk pasien jantung harus dibatasi konsumsi kalori, garam, gula maupun lemak jenuhnya.

Berikut daftar makanan untuk pasien jantung:

1. Sayur dan Buah

Makanan untuk pasien jantung yang kaya sayur dan buah memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. Sayur dan buah dapat mengurangi konsumsi makanan berkalori tinggi seperti daging, keju dan makanan ringan instan lainnya. Pilihlah buah dan sayuran segar atau yang beku. Jika mengonsumsi sayur dan buah kalengan, carilah yang memiliki kadar sodium rendah dan kaleng berisi air biasa.

2. Gandum

Gandum dapat dijadikan sebagai makanan untuk pasien jantung karena sumber seratnya yang tinggi. Gandum juga dilengkapi nutrisi lain yang diperlukan untuk meregulasi aliran darah dan kesehatan jantung. Pilihlah olahan gandum dalam bentuk tepung gandum, roti gandum (usahakan yang kandungan gandumnya 100%), sereal dengan serat tinggi, pasta gandum, oatmeal

3. Kurangi Lemak Jenuh dan Lemak Trans

Dalam menu makanan untuk pasien jantung pilih sumber protein dengan lemak rendah seperti susu skim atau susu rendah lemak, telur, ikan (terutama ikan air dingin seperti salmon), dan olahan kedelai.

4. Kurangi Makanan dengan Kadar Garam Tinggi

Dengan menggunakan panduan di atas, pilihlah menu yang seimbang antara sayur, buah dan konsumsi gandum. Pilihlah menu dengan sumber protein rendah lemak dan batasi konsumsi makanan asin.

Makanan yang Perlu Dihindari Pasien Jantung

Selain beberapa makanan yang perlu lebih banyak dikonsumsi, juga ada beberapa makanan untuk pasien jantung yang harus dihindari. Sejumlah kandungan dalam makanan tersebut berpotensi memperburuk kondisi pasien jantung bahkan dapat memicu serangan jantung selanjutnya jika tidak diawasi.

Jenis-jenis makanan yang perlu dihindari pasien jantung antara lain:

1. Makanan dengan Kadar Gula, Garam, dan Lemak Tinggi

Untuk mengakali hal ini, pasien jantung dapat menggantinya dengan konsumsi sayur dan buah, olahan gandum maupun alternatif olahan susu rendah lemak lainnya.

2. Bacon

Bacon berasal dari bagian tubuh babi dengan tingkat lemak jenuh dan garam yang tinggi. Kandungan garam ini dapat memicu stroke, gangguan jantung hingga gagal jantung.

3. Daging Merah

Mengonsumsi terlalu banyak daging merah seperti daging sapi, kambing maupun babi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Hal ini karena daging merah memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi.

4. Minuman Bersoda

Sebotol soda memiliki kandungan gula yang jauh lebih tinggi dari yang dianjurkan dokter untuk dikonsumsi dalam satu hari.

5. Alkohol

Konsumsi alkohol dalam kadar sedikit tidak akan mengganggu kondisi jantung. Namun, bagi pasien jantung sebaiknya menghindari konsumsi alkohol secara menyeluruh.

6. Makanan Olahan dalam Kaleng

Dalam proses pembuatannya, makanan olahan dalam kaleng memerlukan banyak kandungan garam untuk mencegah makanan dari kerusakan. Tingginya kadar garam dan lemak jenuh terutama pada sup berbahan dasar krim dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Demikian informasi jenis makanan untuk pasien jantung yang dapat dikonsumsi dan dihindari. Dapatkan resep diet sehat dan seimbang bagi pasien jantung dengan pendampingan ahli gizi dan perawat profesional di rumah. Hubungi OperasiJantung.id di nomor Whatsapp 0877-8777-8614.

Sumber:

  1. About Heart Disease https://www.cdc.gov/heartdisease/about.htm. Diakses 30 Agustus 2022
  2. Heart Disease https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118. Diakses 1 September 2022
  3. Heart Disease: Types, Causes, and Symptoms https://www.webmd.com/heart-disease/heart-disease-types-causes-symptoms. Diakses 1 September 2022
  4. Heart-healthy diet: 8 steps to prevent heart disease https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/heart-healthy-diet/art-20047702. Diakses 1 September 2022
  5. Foods That Are Bad for Your Heart https://www.webmd.com/heart-disease/ss/slideshow-foods-bad-heart. Diakses 1 September 2022 

(Artikel ini telah direview oleh dr. Eddy Wiria, PhD., Co-Founder & CEO Kavacare)

× Hubungi Via WhatsApp